Olahraga

Uli Hoeneß dapat kecaman dari DFB akibat kritik kepada Jürgen Klopp

Jakarta, Maret.id — Uli Hoeneß, presiden kehormatan Bayern Munich, mendapat kritik tajam dari wakil presiden DFB, Ralph-Uwe Schaffert dan Hermann Winkler. Ini menyusul pernyataannya mengenai pelatih tim nasional Jerman, Jürgen Klopp, yang dinilai tidak memahami struktur DFB.

Schaffert menyatakan, pernyataan Hoeneß “dengan jelas menunjukkan” ketidakpahaman terhadap struktur dan proses pengambilan keputusan di DFB. “Tidak bisa secara serius dituduhkan bahwa mereka bukan profesional dalam bisnis sepak bola,” kata Schaffert.

Sementara itu, Winkler menambahkan, “Asosiasi-asosiasi regional sama sekali tidak memutuskan pelatih tim nasional. Hal itu diputuskan di dewan pengawas DFB GmbH.”

Hoeneß menjelaskan bahwa ia “bukan penggemar besar pemujaan terhadap pahlawan.” Ia berpendapat bahwa Klopp tidak dapat mengubah segalanya dengan mudah dan harus “diberi waktu” untuk memperbaiki situasi.

Hoeneß juga mengkritik keterlibatan penasihat Klopp, Marc Kosicke, dalam keputusan yang diambil DFB. “Seluruh cerita ini bagi saya terlihat seperti ‘friendly takeover’,” ujarnya.

Schaffert membalas kritik tersebut dengan mengatakan bahwa Hoeneß “tampaknya luput mengetahui” bahwa saham yang dimaksud telah dijual oleh Kosicke. “Sebaiknya mempelajari sebuah topik terlebih dahulu sebelum memberikan komentar,” imbuhnya.

Dari sisi positif, Bayern Munich baru saja memperpanjang kontrak jangka panjang untuk talenta muda, Cassiano Kiala. Pemain 17 tahun ini sebelumnya terikat kontrak hingga 2027, dan diperkirakan sekarang akan bertahan hingga 2031.

“Kami menaruh kepercayaan besar pada Cassiano,” kata direktur olahraga Christoph Freund. Kiala, yang bergabung dari Hertha BSC, mengalami debut profesionalnya pada usia 16 tahun dan kini kembali berlatih setelah cedera.

Perkembangan Kiala menarik perhatian, dengan beberapa klub top dilaporkan tertarik. Ayahnya bahkan bertemu dengan perwakilan Chelsea dan Manchester City terkait masa depannya.

Terkait berita ini, pandangan dari penggemar sepak bola di Indonesia menunjukkan keprihatinan terhadap pernyataan Hoeneß. “Sepak bola harus didominasi oleh profesional yang memahami betul apa yang diperlukan,” ujar Rio, seorang penggemar berat Bayern Munich dari Jakarta.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button