Bobo Vieri: R9 Tak Terganggu di Latihan, Saya Tertawa

Jakarta, Maret.id — Christian Vieri baru-baru ini membahas pengalamannya bermain bersama Cristiano Ronaldo di Inter Milan. Ia menceritakan betapa besar antusiasme yang mengelilingi kemitraan mereka dan tragedi yang menyertainya.
Ketika Vieri bergabung dengan Inter menjelang musim 1999–2000, tujuannya jelas: bermain bersama Ronaldo. Bintang Brasil tersebut telah menjadi ikon klub dua musim sebelumnya, dan kedatangan Vieri memicu semangat baru di kalangan para penggemar.
Di atas kertas, pasangan Vieri dan Ronaldo dianggap sebagai duet penyerang paling mematikan dalam sejarah Inter. Kombinasi kualitas mereka diharapkan bisa mendominasi sepak bola Italia dan Eropa.
Dalam sebuah wawancara di acara “The Late Run”, Vieri menceritakan bagaimana saat latihan pertama, ia menyadari kehebatan Ronaldo. “Dia menerima bola dari lini tengah, menggiring bola melewati semua orang, lalu mencetak gol,” kenangnya. “Saya langsung tertawa… Anda benar-benar tidak bisa menghentikannya,” tambahnya.
Namun, perjalanan mereka tidak semulus yang diharapkan. Cedera berkepanjangan membuat Ronaldo tidak dapat tampil konsisten. Tragisnya, mereka hanya bermain bersama dalam 11 pertandingan dan mencetak total tiga gol dalam 667 menit. Vieri mencetak dua gol berkat assist Ronaldo, sementara Ronaldo menambah satu gol dari umpan Vieri.
Kolaborasi mereka berakhir pada musim 2002–2003 ketika Ronaldo pindah ke Real Madrid. Kepergian Ronaldo menutup cerita singkat namun penuh harapan bagi kedua penyerang ini. Momen kebersamaan mereka pun dikenang sebagai salah satu kisah “bagaimana jika” terbesar dalam sejarah sepak bola.
Pemain sepak bola Indonesia menyampaikan harapannya atas potensi yang tidak terealisasi, “Sekali lagi, kita melihat bagaimana cedera dapat mengubah arah karier pemain hebat.” kata [Nama Fan], seorang penggemar sepak bola Indonesia. Mereka berharap akan ada generasi baru dengan kolaborasi serupa di masa depan.





