Olahraga

Argentina ambil langkah terakhir untuk hindari sanksi FIFA

Jakarta, Maret.id — Federasi Sepakbola Argentina (AFA) resmi mengumumkan rencananya untuk mengajukan banding atas sanksi yang dijatuhkan oleh FIFA. Sanksi ini juga menyasar sejumlah pemain Tim Tango terkait insiden yang terjadi pada Piala Dunia 2026.

Federasi Argentina menyatakan dalam pernyataan resmi yang dirilis pada hari Jumat: “Berdasarkan pemberitahuan yang kami terima, dan demi membela hak-hak federasi serta para pemainnya, divisi hukum AFA akan meminta FIFA, pada waktu dan dengan cara yang tepat, untuk memperoleh alasan atas keputusan-keputusan yang dapat ditinjau ulang…” kata AFA.

Federasi melanjutkan, “Hal ini sebagai persiapan untuk mengajukan banding di hadapan Komite Banding badan pengatur sepakbola dunia, dengan tetap terbuka kemungkinan di masa mendatang untuk mengadu ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) sebagai upaya terakhir…” ujar mereka.

Komite Disiplin FIFA baru saja menjatuhkan sanksi berat terkait insiden pada final Piala Dunia antara Argentina dan Spanyol, yang berakhir dengan kekalahan Argentina 1-0. Ini juga mencakup kejadian-kejadian lain yang melibatkan Tim Tango.

Gelandang Argentina, Leandro Paredes, dijatuhi sanksi larangan tampil selama 10 pertandingan. Rekannya, Nahuel Molina, menerima larangan tampil selama 7 pertandingan, sementara penyerang Thiago Almada dikenai larangan satu pertandingan.

Sanksi larangan tampil selama 3 pertandingan juga dikenakan kepada Roberto Ayala, anggota staf teknis timnas Argentina. Sebaliknya, pemain internasionl Spanyol, Gavi, dijatuhi larangan satu pertandingan karena bentrokan pasca-final Piala Dunia. Mereka semua dikenakan denda dengan besaran yang berbeda-beda.

FIFA juga memberikan denda sebesar 321 ribu dolar kepada Federasi Argentina akibat sejumlah pelanggaran selama turnamen. Ini termasuk perilaku suporter dan pemasangan spanduk politik terkait Kepulauan Falkland.

Sanksi tersebut juga mengharuskan Argentina untuk memainkan dua pertandingan berikutnya di kandang sendiri, dengan kehadiran suporter yang dibatasi tidak lebih dari 50% kapasitas stadion.

Sebagai tanggapan atas berita ini, seorang presenter olahraga Indonesia mengungkapkan, “Sanksi seperti ini tentunya memberikan dampak besar tidak hanya bagi tim, tetapi juga bagi penggemar sepak bola di tanah air yang mendukung Argentina.” kata [Nama Presenter], Presenter Olahraga di [Nama Media].

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button