Olahraga

Hamza Abdel Karim Menjadi Andalan Flick di Barcelona

Jakarta, Maret.id — Klub Barcelona kini resmi menganggap penyerang asal Mesir, Hamza Abdelkarim, sebagai kandidat utama untuk memimpin lini depan. Hal ini semakin jelas setelah penampilannya yang meyakinkan di bawah arahan pelatih Hansi Flick serta respons positif dari publik Catalunya.

Informasi ini disampaikan oleh surat kabar Spanyol “Sport”, yang mencatat bahwa keputusan Barcelona untuk mendatangkan Hamza, yang sebelumnya dianggap berisiko, kini mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Barcelona telah mencapai kesepakatan dengan Al Ahly pada Januari 2026 untuk merekrut Hamza dengan status pinjaman, meski ia baru bermain dalam sembilan pertandingan bersama klub asal Mesir itu.

Waktu memberikan Barcelona lebih banyak bukti akan kebenaran keputusan tersebut. Selama 360 menit di lapangan, Hamza belum mampu mencetak gol, tetapi laporan yang masuk menggambarkan potensi masa depannya yang cerah.

Di level tim muda, Hamza tampil cemerlang bersama timnas Mesir U-17, mencetak 12 gol dalam 21 pertandingan. Performa gemilangnya juga terlihat selama musim lalu, di mana ia mencetak enam gol dalam sepuluh pertandingan bersama Barcelona, menandai langkahnya menuju panggung Piala Dunia.

Sembilan pertandingan yang diikutinya mencakup lima pertandingan liga, dua di Copa del Rey, dan tiga di Liga Champions. Di sepanjang waktu tersebut, Hamza diturunkan sebagai pemain inti dalam tujuh kesempatan dan menunjukkan ketajamannya dengan mencetak enam gol.

Kendati tidak mencetak gol di Piala Dunia, Hamza tetap meninggalkan kesan positif dengan penampilan empat pertandingan di level elit. Barcelona akhirnya memutuskan untuk mengaktifkan opsi pembelian, mengamankan masa depan Hamza di klub secara permanen.

Kini, Barcelona memberikan Hamza kesempatan untuk memulai masa persiapan di bawah arahan Hansi Flick. Pemain berusia 18 tahun tersebut memilih untuk tidak mengambil cuti panjang, keputusan yang diyakini dapat mempengaruhi kariernya ke depannya.

Selama masa persiapan, Hamza tampil mengesankan dengan mencetak empat gol dalam 241 menit. Ketiadaan penyerang murni lainnya meninggalkan peluang bagi Hamza untuk meyakinkan tim pelatih dengan naluri mencetak golnya yang tajam.

Sebagai pengamat sepak bola Indonesia, Hermawan, menilai bahwa keberanian Barcelona dalam mempertaruhkan Hamza bisa menjadi langkah strategis jangka panjang. “Saya melihat Hamza memiliki potensi besar untuk menjadi bintang di Eropa, apalagi dengan dukungan tim yang kuat seperti Barcelona.” ujar Hermawan, penggemar sepak bola lokal.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button