Flick kembalikan tiga talenta ke cadangan Barcelona termasuk Hamza Abdelkarim

Jakarta, Maret.id — FC Barcelona menjalani sesi latihan terakhir di kota olahraga Joan Gamper pada Sabtu pagi. Mereka bersiap menghadapi Elche dalam laga pembuka Liga Spanyol yang dijadwalkan pada Minggu malam.
Dalam sesi tersebut, tiga pemain harus meninggalkan tim utama. Mereka adalah Jeffrey Peizy, Aurin Gueuron, dan Ibrahima Toungara, yang kini akan bergabung dengan tim Barcelona Atlètic.
Ketiga pemain muda ini bakal berpartisipasi dalam laga persahabatan melawan Vilanova yang berlangsung pada pukul tujuh malam. “Kami berharap mereka dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya di akademi,” kata Hansi Flick, pelatih tim utama.
Jeffrey Peizy, winger asal Belgia yang berusia 18 tahun, tidak dapat terdaftar di Liga Spanyol karena masalah administrasi terkait visa. Peizy telah bergabung dengan Barcelona dari Club Brugge pada bursa transfer musim panas.
Ibrahima Toungara, gelandang berusia 16 tahun, dengan cepat kembali bergabung dengan Barcelona Atlètic setelah tampil di laga persahabatan melawan Europa yang berakhir dengan kemenangan 1-0. “Kembali ke tim cadangan adalah kesempatan untuk berkembang,” kata Toungara.
Sementara itu, Aurin Gueuron, gelandang berusia 17 tahun, juga akan melanjutkan kariernya di Barcelona Atlètic setelah sebelumnya berlatih dengan tim utama. Gueuron dan Toungara masih termasuk dalam kategori pemain muda potensial.
Sejumlah pemain yang mempertahankan lisensi tim cadangan tetap berlatih di bawah arahan Flick dan diperkirakan akan menyusul tim untuk laga melawan Elche. Mereka termasuk Hamza Abdelkarim, Xavi Espart, Álvaro Cortés, Brian Fariñas, dan Jordi Pesquer, serta kiper Eder Aller.
“Persaingan sangat ketat, tapi saya siap memberikan yang terbaik,” kata Hamza Abdelkarim, yang berhasrat untuk mendapatkan tempat di tim utama setelah tampil gemilang selama persiapan musim ini. Klub tidak mendatangkan striker baru setelah ketiga penyerang, termasuk Robert Lewandowski dan Ferran Torres, pergi dari Camp Nou.
“Barcelona selalu menjadi tim yang menarik untuk diikuti. Kami berharap melihat banyak wajah baru di skuad dan bagaimana mereka beradaptasi dengan tekanan liga,” kata Budi Santoso, seorang penggemar sepak bola Indonesia.





