Manchester United takluk memalukan di tangan Hull City pada laga pembuka

Jakarta, Maret.id — Aura positif yang menyelimuti awal musim Manchester United surut setelah mereka menelan kekalahan mengecewakan 2-0 dari Hull City pada laga pembuka Liga Premier di MKM Stadium.
Tim yang dilatih oleh Michael Carrick tidak hanya kalah secara skor, tetapi juga dalam permainan, menunjukkan bahwa mereka masih memerlukan penguatan di lini tengah meskipun telah mendatangkan Youri Tielemans dan Andrey Santos pada musim panas ini.
Kedua pemain baru tersebut mengalami debut yang ingin dilupakan saat United kesulitan menghadapi semangat tinggi Hull, tim promosi yang kembali ke Premier League setelah sembilan tahun. Hull berhasil memenangkan 50 duel di lapangan, sementara United hanya meraih 36.
Meskipun mereka telah menyepakati transfer Carlos Baleba dari Brighton seharga £70 juta ($95 juta), gelandang asal Kamerun itu tidak dapat memberikan kontribusi segera setelah mengalami cedera ligamen pergelangan kaki. Penampilan yang mengecewakan pada hari itu memperlihatkan bahwa masalah di lini tengah United masih jauh dari teratasi.
Manchester United tampak terkejut dengan agresivitas dan energi tinggi dari tim tuan rumah yang dikendalikan oleh pelatih Shota Arveladze. Mereka tertinggal dua gol hanya dalam waktu 40 menit pertama, dengan Hull menunjukkan transisi cepat yang memanfaatkan kelemahan pertahanan United.
Gol pembuka tercipta berkat Regan Slater, yang memanfaatkan situasi ketika Bryan Mbeumo secara tak terduga kehilangan penguasaan bola. Tielemans dan Santos terlihat kesulitan beradaptasi, dengan Tielemans terlambat menutup ruang yang dimanfaatkan Ryan Giles, yang umpan silang-nya berujung pada gol kedua oleh Semi Ajayi pada menit ke-17.
Meskipun Santos mencoba menunjukkan peningkatan di babak kedua, kesalahan yang dilakukan saat kehilangan bola tetap menjadi sorotan. Tielemans pun tak lepas dari kritik setelah melakukan pelanggaran yang berujung pada gol kedua Hull, yang ditanduk masuk oleh Nobel Mendy.
Manchester United berusaha menguasai permainan dengan penguasaan bola mencapai 72% dan mencatatkan lebih banyak operan dibandingkan pertandingan mana pun musim lalu. Namun, tidak ada hasil signifikan yang tercipta, terutama dari kapten Bruno Fernandes yang tampak tidak berdaya dalam menghadapi tekanan lawan.
Dalam upaya memperbaiki performa, Carrick melakukan pergantian pemain dengan menarik keluar Tielemans dan Santos, namun tak ada perubahan berarti yang terjadi. Penampilan buruk ini menunjukkan dengan jelas bahwa Manchester United masih memerlukan tambahan di lini tengahnya.
“Dari pengalaman ini, kami masih perlu banyak belajar,” kata Michael Carrick, Pelatih Manchester United. “Kami tidak siap menghadapi intensitas permainan seperti ini.”
Pemain dan penggemar kini menanti kehadiran Carlos Baleba di tim, mengingat kebutuhan akan energi dan atletisme di lini tengah semakin jelas.
“Semoga Baleba cepat sembuh, karena kami butuh dia untuk mengembalikan daya serang tim,” ujar Rudi, seorang penggemar setia Manchester United di Jakarta. “Kekalahan ini harus menjadi pelajaran bagi tim.”





