Olahraga

Kegagalan bursa transfer bikin Barcelona krisis bisa diatasi Flick

Jakarta, Maret.id — Barcelona berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 5-0 atas tuan rumah Elche pada laga jornada kedua Liga Spanyol yang berlangsung pada Minggu lalu.

Kemenangan ini membawa Barcelona naik ke peringkat keempat dengan koleksi 3 poin dari satu pertandingan. Sementara itu, Sevilla berada di puncak klasemen dengan 6 poin dari dua pertandingan.

Pertandingan ini menampilkan kehebatan serangan Barcelona, terutama dari Raphinha. Ia mencetak dua gol dan memberikan satu assist, membuatnya menjadi bintang lapangan bersama Fermin Lopez dan Anthony Gordon.

Kendati begitu, Barcelona tengah menghadapi krisis lini serang. Pelatih Hansi Flick sebelumnya memiliki pilihan melimpah, dengan duet Robert Lewandowski dan Ferran Torres yang kini tidak ada.

Dengan keduanya pergi di bursa transfer musim panas, Barcelona kesulitan mencari penyerang baru. Mereka berupaya merekrut Julian Alvarez dari Atletico Madrid, namun gagal karena klub tersebut menolak untuk menjualnya.

Mereka juga mengincar Lautaro Martinez dari Inter Milan, namun langkah tersebut belum sepenuhnya terealisasi. Dengan kondisi finansial yang ketat, sepertinya Barcelona harus bertahan tanpa penyerang berpengalaman hingga bursa transfer berikutnya.

Flick terpaksa menggunakan strategi penyerang palsu dalam laga ini. Raphinha, yang lebih mahir di sisi kiri, ditempatkan di posisi yang tidak biasa, sedangkan Karim Adeyemi menempati posisi sayap kiri.

Strategi ini berhasil seiring dengan penampilan Raphinha yang luar biasa. Dia mendapatkan penalti yang dieksekusinya sendiri, dan menciptakan peluang bagi Adeyemi untuk mencetak gol.

Di sisi lain, Lamine Yamal terlihat kurang berkontribusi dan digantikan oleh Anthony Gordon yang menunjukkan penampilan gemilang di debutnya. Gordon mencetak dua assist, memberikan gol ketiga untuk Raphinha dan gol keempat untuk Fermin Lopez.

Flick, yang mengandalkan penyerang palsu, berhasil meningkatkan kecepatan serangan timnya. Namun, penilaian terhadap taktik ini masih terlalu awal, mengingat kualitas lawan tidak sebanding dengan Barcelona.

Elche, yang hanya meraih 10 kemenangan dalam 38 jornada musim lalu, memulai liga baru dengan hasil imbang 1-1 melawan Deportivo La Coruna.

Masyarakat pecinta sepak bola di Indonesia menyambut baik performa Barcelona meski ada ketidakpastian di lini serang. “Barca memang menunjukkan dominasi, tetapi strategi ini perlu diuji melawan tim yang lebih kuat.” kata Rizky, seorang penggemar berat Barcelona dari Jakarta.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button