Al Nassr korbankan gelandang demi penyelamatan anggaran

Jakarta, Maret.id — Dalam langkah mengejutkan yang mencerminkan tekanan finansial di klub Al Nassr, sejumlah laporan media mengindikasikan rencana manajemen untuk meminjamkan salah satu pilar utamanya.
Surat kabar “Asharq Al-Awsat” melaporkan bahwa gelandang Ali Al Hassan akan dipinjamkan ke klub Al Fateh. Al Fateh akan menanggung seluruh gaji Al Hassan selama masa peminjaman, sebagai upaya untuk meringankan beban keuangan klub.
Langkah ini bertujuan untuk memberi ruang bagi pendaftaran duo Abdulrahman Ghareeb dan Raghad Al Najjar dalam anggaran klub. Ini juga membantu menutup sebagian kewajiban finansial yang menghambat pergerakan Al Nassr di bursa transfer, di tengah pengawasan ketat yang diberlakukan.
Di sisi lain, tim pelatih yang dipimpin oleh pelatih utama mendapatkan suntikan moral dengan kembalinya penjaga gawang Nawaf Al Aqidi ke latihan. Kembalinya Al Aqidi menunjukkan kesiapannya untuk menjaga gawang dalam laga melawan Al Taawoun yang akan dihelat pada hari Jumat.
Al Aqidi bukan satu-satunya yang kembali, bek Prancis, Mohamed Simakan, juga terlihat dalam latihan setelah pulih dari cedera. Kedua pemain ini kini menjadi kandidat kuat untuk kembali ke skuad.
Keduanya diperkirakan akan menjalani tes fisik dan medis pada latihan hari Kamis. Keputusan akhir akan diambil mengenai kemampuan mereka untuk tampil dalam laga penting tersebut.
Dalam pandangan penggemar sepak bola Indonesia, situasi Al Nassr menyoroti tantangan yang dihadapi klub-klub besar di luar lapangan. “Kami berharap klub bisa segera bangkit dan memperbaiki kondisi finansialnya,” ujar Rizky, seorang penggemar berat Al Nassr di Jakarta.





