Veda Ega Pratama Gila! Kuasai Klasemen Rookie Moto3 2026!

Jakarta, Maret.id — Veda Ega Pratama, pembalap muda berbakat asal Indonesia, berhasil mempertahankan posisi teratas klasemen Rookie Moto3 setelah menunjukkan performa yang impresif di Sirkuit de Barcelona-Catalunya pada Minggu, 17 Mei 2026. Dalam balapan tersebut, Veda sukses finis di urutan kedelapan meskipun memulai dari posisi ke-20.
Performa Mengesankan di Catalunya
Pembalap berusia 17 tahun yang membela tim Honda Team Asia ini berhasil menambah 8 poin ke dalam koleksinya. Dengan hasil ini, Veda kini kokoh di posisi puncak klasemen rookie Moto3 2026 dengan keunggulan 16 poin dari pesaing terdekatnya. Julukan “Travis Pastrana” yang disematkan kepadanya berasal dari gaya balapnya yang berani, menyerupai legenda motocross tersebut.
“Hasil ini menunjukkan bahwa saya terus berusaha keras dan tidak mudah menyerah. Meskipun harus mulai dari posisi belakang, saya berusaha sebaik mungkin untuk merangsek ke depan,” ungkap Veda terkait prestasinya di Catalunya. Sejak lampu start padam, Veda menunjukkan agresivitas yang tinggi dan berhasil menyalip banyak pembalap pada lap-lap awal.
Duel Sengit dengan Rival
Dalam perjalanan balapan, Veda terlibat dalam duel seru dengan Maximo Quiles dari CFMoto Aspar Team. Meskipun berhasil menjalin persaingan ketat, Quiles mampu mempertahankan posisinya dan menciptakan gap sekitar 0,7 detik dalam tiga lap berikutnya. Meski menghadapi tantangan tersebut, Veda terus berjuang dan tidak menyerah pada tekanan.
“Duel tersebut sangat menarik dan menegangkan. Saya berusaha maksimal untuk tidak kalah dan menjaga fokus,” tambahnya. Namun, sempat terjadi penurunan ritme yang membuat Veda turun ke posisi ke-11 setelah disalip oleh Marco Morelli dan Casey O’Gorman.
Kemampuan Bangkit di Saat-saat Krusial
Kendati sempat mengalami kesulitan, Veda berhasil bangkit dan menunjukkan ketahanan mentalnya dengan mengamankan posisi kedelapan pada dua lap terakhir. Keberhasilannya ini menambah kepercayaan dirinya dalam menghadapi balapan selanjutnya.
Menyusul performa yang menonjol di Catalunya, perhatian media dan penggemar kini semakin meningkat terhadap karier Veda. Pengamat MotoGP, Matteo Guerinoni, mengakui bahwa gaya balapnya mengingatkan banyak orang pada Travis Pastrana, yang dikenal dengan tindakan nekat dan keberaniannya di lintasan.
Keberhasilan ini tentunya menjadi modal penting bagi Veda dalam mengejar impiannya di kancah balap internasional. Dengan prestasi yang diperolehnya sejauh ini, ia berpotensi menjadi salah satu bintang masa depan dalam dunia balap motor.





