Bukan semata soal Liga Champions Morata ungkap alasan pindah ke Leganes

Jakarta, Maret.id — Alvaro Morata telah resmi menyelesaikan kepindahan mengejutkan dengan status pinjaman semusim dari Como, klub yang dimiliki oleh Cesc Fabregas, ke Leganes di Segunda División, dengan opsi pembelian. Striker veteran Spanyol ini menegaskan bahwa perasaannya dihargai dan kebahagiaan pribadi jauh lebih signifikan bagi dirinya dibandingkan hanya mengejar trofi besar atau bermain di Liga Champions.
Perpindahan penyerang berusia 33 tahun ini ke Estadio Ontime Butarque dikonfirmasi pada Jumat setelah kesepakatan pinjaman hingga akhir musim tercapai. Walaupun Morata terikat kontrak dengan Como hingga Juni 2029, kedatangannya memberikan dorongan signifikan bagi lini serang tim asuhan Ruben Albes di tengah kompetisi yang ketat.
Direktur sepakbola Leganes, Andres Pardo, menyambut kedatangan Morata dengan penuh kebanggaan. “Saya bisa mengatakan banyak hal hari ini. Senang rasanya Alvaro ada di sini,” kata Pardo. Ia juga menambahkan, “Keberaniannya membuat perbedaan besar. Dia punya tawaran dari banyak klub, tetapi keberaniannya terlihat saat pertama kali kami berbicara.”
Menyikapi sambutan hangat tersebut, Morata mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada klub. “Saya ingin berterima kasih kepada Eduardo dan Andres atas semua dukungan kalian. Saya selalu berusaha pergi ke tempat di mana saya merasa paling dihargai,” ujar Morata.
Sebagai pemain dengan total biaya transfer sepanjang karier mencapai €229 juta, Morata diperkirakan akan cepat beradaptasi di Leganes. Ia menegaskan keyakinan terhadap proyek klub dan ambisi mereka untuk promosi. “Mereka percaya kepada saya dan saya percaya pada proyek ini; itu keputusan yang mudah,” kata Morata.
Morata mengaku bahwa bergabung dengan Leganes memberikan sensasi baru. “Saya merasa seperti di rumah di sini. Segunda División terkadang lebih menuntut daripada Primera,” jelasnya.
Mengenai klausul pembelian, Morata menegaskan niatnya untuk bertahan. “Saya berharap hasilnya berpihak kepada kami; saya berjanji akan memberikan segala upaya untuk memenuhi target kami,” ujarnya.
Leganes belakangan ini berupaya menegaskan kredensial promosi mereka dengan menghadapi Eldense di laga berikutnya. Pengalaman Morata di ruang ganti diharapkan dapat memberikan stabilitas penting bagi tim sebelum jeda internasional musim gugur.
Sebagai komentar dari pengamat sepakbola Indonesia, Rizky Kurniawan mengatakan, “Kedatangan Morata di Leganes adalah langkah berani. Banyak pemain memilih liga yang lebih terkenal, tetapi Morata menunjukkan bahwa kebahagiaan dalam bermain itu lebih penting. Kami berharap dia bisa membawa Leganes kembali ke La Liga.”





