Pemain Cadangan Juventus Pecahkan Kebuntuan Lawan Parma

Jakarta, Maret.id — Juventus berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Parma di Stadion Allianz, setelah melewati babak pertama tanpa gol. Pertandingan ini baru terpecahkan di babak kedua oleh pemain pengganti Nicolas Gonzalez dan Teun Koopmeiners, yang mencetak gol pada penampilan pertamanya setelah menggantikan Andrea Cambiaso yang cedera.
Kemenangan ini menjadi yang kedua secara beruntun untuk tim asuhan Luciano Spalletti di Liga Italia. Sementara itu, Parma kembali gagal mencetak gol dalam dua laga berturut-turut.
Juventus membuka laga dengan permainan agresif. Manuel Locatelli dan Douglas Luiz mengendalikan lini tengah, sedangkan Francisco Conceicao aktif meneror pertahanan lawan dari sisi kanan. Luiz seharusnya bisa mencetak gol pada menit ke-27, namun tembakannya melewati tiang gawang. Beberapa menit kemudian, Conceicao hampir membuat timnya unggul, namun bola tembakannya hanya mengenai tiang pada menit ke-33.
Parma, meski ditekan, juga beberapa kali mengancam. Cristian Ordonez memiliki kesempatan pada menit ke-13, sedangkan Ablal Toure memberikan umpan silang berbahaya kepada Simone Lontani pada menit ke-15, tetapi kesempatan tersebut tidak menjadi gol. Jonathan David hampir memberi keunggulan bagi Juventus di penghujung babak pertama, namun usaha tersebut berhasil diamankan oleh pertahanan Parma, dan skor 0-0 bertahan hingga jeda.
Babak kedua dimulai dengan Juventus menunjukkan tempo yang lebih cepat. Kolo Muani kehilangan dua peluang pada menit ke-56. Spalletti kemudian memutuskan untuk memasukkan Nicolas Gonzalez menggantikan Jonathan David pada menit ke-57. Pemain pengganti tersebut tidak membuang waktu, dan berhasil mencetak gol pembuka pada menit ke-62. Setelah tembakan pertamanya yang melenceng, ia menyambut kembali bola yang membentur tiang dan menendangnya ke gawang.
Juventus terus berusaha menambah angka, namun Kolo Muani kembali gagal memanfaatkan peluang pada menit ke-70, di mana kiper Parma, Edoardo Corvi, berhasil menghalau tembakannya. Sementara itu, Parma hanya sesekali mengancam dan terbatas dalam menciptakan peluang, hanya 9 kali bola menyentuh kotak penalti mereka hingga menit ke-72.
Pergantian terpaksa dilakukan oleh Spalletti pada menit ke-86 saat Cambiaso mengalami cedera, dan Koopmeiners masuk ke lapangan. Dua menit setelah memasuki permainan, Koopmeiners memastikan kemenangan Juventus dengan gol keduanya pada menit ke-88. Gol tersebut tercipta setelah umpan Kolo Muani kepada Locatelli, yang kemudian memberikan bola kepada Koopmeiners yang menembak dengan akurat ke sudut bawah.
Parma mencoba memperkecil ketertinggalan di menit-menit akhir, namun gagal menciptakan peluang signifikan. Abdoulaye Kounate menerima kartu kuning pada menit ke-90+3 setelah melakukan pelanggaran terhadap Kolo Muani. Pertandingan berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Juventus.
Di tengah euforia kemenangan ini, penggila bola Indonesia sangat mengapresiasi performa Juventus. “Kita lihat Juventus kembali ke jalur yang tepat dan tampil dengan permainan menyerang yang menghibur,” ujar Andi, seorang penggemar sepak bola di Jakarta.





