Olahraga

Steven Gerrard desak Liverpool tambah sisi ganas usai imbang kontra Nottingham Forest

Jakarta, Maret.id — Legendari Liverpool, Steven Gerrard, memberikan penilaian tegas terhadap skuad Liverpool saat ini. Ia mengklaim tim asuhan Andoni Iraola terlalu baik untuk bersaing merebut gelar-gelar besar. Gerrard percaya bahwa kurangnya ketangguhan menjadi hambatan klub setelah dua pekan berturut-turut kehilangan poin.

Liverpool kembali kehilangan poin setelah meraih hasil imbang 2-2 melawan Nottingham Forest. Tim ini mendominasi penguasaan bola dengan 69 persen, namun hanya mampu mencatatkan empat tembakan tepat sasaran.

Dalam pertandingan ini, Liverpool harus dua kali bangkit dari ketertinggalan. Nottingham Forest membuka skor melalui Ndoye pada menit ke-24 dan menambah keunggulan lewat penalti Morgan Gibbs-White di babak kedua. Liverpool kemudian menyamakan kedudukan berkat umpan silang cemerlang dari Cody Gakpo yang menghasilkan gol dari Alexander Isak dan juga penyelesaian tajam Victor Munoz.

Gerrard meminta manajer Iraola untuk merekrut seorang ‘penghancur’. Ia menilai bahwa tim ini kekurangan fisik dan agresivitas. “Mereka tidak banyak melakukan tekel atau memenangi banyak duel. Mereka harus lebih agresif,” ujar Gerrard.

Ia menambahkan, “Pekan lalu, mereka akan memenangkan pertandingan itu jika mereka lebih siap untuk duel. Terkadang Anda memenangkan pertandingan dengan cara yang berbeda.” Gerrard juga mengingatkan bahwa hanya mengandalkan teknik tidak cukup untuk meraih trofi.

Di sisi lain, Iraola mengungkapkan frustrasi terhadap keputusan penalti yang dianggap kontroversial dan masalah pada pergantian pemain. “Kami sudah memberikan informasi pergantian pemain dua atau tiga menit sebelumnya,” kata Iraola.

Gerrard merespons keluhan Iraola dengan mengatakan bahwa meski terdapat keluhan mengenai pergantian pemain, hal itu bukan masalah utama. “Itu adalah gol yang seharusnya bisa dihindari,” tambahnya.

Sekarang, Iraola menghadapi tantangan besar untuk meningkatkan ketahanan bertahan timnya. Dengan lawan semakin menyadari kerentanan Liverpool, manajer harus segera menyeimbangkan antara dominasi teknis dan ketahanan taktis.

Menyikapi performa Liverpool saat ini, komentator olahraga lokal, Drajat, menyatakan, “Liverpool harus segera menemukan cara untuk tampil lebih agresif. Jika tidak, mimpi mengejar gelar akan semakin menjauh.”

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button