Nunez soal Al Hilal: Aku tak ingin orang alami pengalamanku

Jakarta, Maret.id — Pemain asal Uruguay, Darwin Nunez, baru-baru ini mengungkapkan masa-masa sulit yang ia hadapi bersama Al Hilal. Ia kembali bersinar dengan dua gol ke gawang Al Ettifaq dalam laga pekan keempat Liga Roshn pada Sabtu malam. Kemenangan ini memiliki makna khusus bagi Nunez setelah berbulan-bulan minim kesempatan bermain.
Nunez bergabung dengan Al Hilal pada bursa transfer musim panas 2025 dengan harapan besar sebagai senjata serang utama. Namun, ia kesulitan mendapatkan tempat di susunan pemain utama, yang membuatnya terpinggirkan dan akhirnya dipindahkan ke daftar Asia sekitar enam bulan setelah kedatangannya.
Dengan dimulainya musim baru, kehadirannya semakin diabaikan oleh pelatih Italia, Simone Inzaghi. Akhirnya, Nunez memutuskan untuk pindah dengan status pinjaman ke Al Diriyah untuk mencari kembali peluang bermain. Debutnya melawan Al Ettifaq berhasil mencetak dua gol indah, menandai kembalinya ia di panggung sepak bola.
Usai pertandingan, Nunez berbicara kepada jaringan “Thmanyah” Saudi. Ia mengungkapkan betapa besar penderitaan yang ia alami selama beberapa bulan, menekankan bahwa kembalinya ia ke lapangan jauh lebih berarti daripada hanya mencetak dua gol. “Pertama, saya sangat senang bisa kembali bermain sepak bola. Enam bulan terakhir di Al Hilal sangat sulit bagi saya,” kata Nunez.
Ia melanjutkan, “Sejujurnya, saya tidak berharap siapa pun mengalami pengalaman seperti saya, karena kami semua sebagai pemain ingin bersaing, bermain, dan menikmati apa yang kami lakukan.” Ujaran ini mencerminkan tantangan mental dan teknis yang dihadapinya akibat minimnya kesempatan bermain.
Nunez juga menyatakan bahwa krisis yang dia hadapi tidak hanya berdampak pada kariernya, tetapi juga kehidupan keluarganya. Ia merasa terasing setelah berpindah ke Al Hilal dengan ekspektasi tinggi. Namun, ia kini bertekad untuk fokus pada masa kini, melihat masa sulit sebagai pengalaman berharga.
“Sekarang saya telah melewati masa sulit itu. Saya berterima kasih kepada keluarga saya karena mereka selalu mendukung saya,” tuturnya. “Setelah badai, matahari akan bersinar,” tambahnya menandakan harapan yang baru.
Reaksi dari fans sepak bola di tanah air cukup beragam. Banyak yang menilai perjuangan Nunez menjadi inspirasi, terutama bagi pemain muda di Indonesia. “Cerita Nunez menunjukkan bahwa setiap atlet pasti memiliki masa sulit. Yang penting adalah bagaimana mereka bangkit dan terus berjuang,” kata Rizky Andika, seorang pengamat sepak bola lokal.





