Hiroshi Aoyama Jelaskan Kendala yang Dihadapi Veda Pratama di Moto3 Aragon 2026

Jakarta, Maret.id — Veda Ega Pratama harus menerima kenyataan pahit setelah finis di posisi ke-20 pada balapan Moto3 di sirkuit Motorland Aragon, Minggu, 30 Agustus 2026. Pembalap Honda Team Asia ini menghadapi tantangan besar sepanjang balapan.
Veda mengungkapkan kesulitan yang dihadapinya dalam menembus papan atas. “Ini adalah balapan dan akhir pekan yang harus saya lupakan. Saya merasa selama minggu ini saya terjebak dan tidak bisa membuat peningkatan yang kami inginkan,” kata Veda dalam keterangan resmi timnya.
Selama balapan, Veda sempat maju dari posisi ke-22 dan mencapai posisi ke-16. Namun, ia kemudian mulai kehilangan beberapa posisi. “Saya mulai kehilangan beberapa posisi dan kesulitan mempertahankan kecepatan dan konsistensi,” ungkapnya.
Malam itu, Veda mencatat sejumlah pelajaran berharga. “Tim juga mengerti apa yang perlu kami perbaiki. Ini mengecewakan, tetapi tidak ada lagi yang bisa kami lakukan tentang akhir pekan ini,” ujarnya menambahkan harapan untuk tampil lebih baik di balapan selanjutnya.
Sementara itu, Hiroshi Aoyama, Manajer Tim Honda Team Asia, mengatakan bahwa pilihan ban sangat mempengaruhi hasil balapan. “Balapan ini benar-benar sulit bagi kedua pembalap. Kami mengharapkan cerita dan hasil yang sangat berbeda,” kata Aoyama.
Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa kedua pembalapnya mulai kehilangan cengkeraman ban seiring berjalannya waktu. “Mereka kompetitif di awal, tetapi mulai pertengahan balapan Veda mengalami beberapa masalah dalam menghentikan motor dan melakukan beberapa kesalahan,” jelas Aoyama.
Menanggapi hasil kurang menggembirakan ini, seorang penggemar sepak bola lokal dari Jakarta mengatakan, “Saya yakin Veda akan kembali lebih kuat. Dalam balapan, semua hal bisa terjadi dan pelajaran dari balapan ini bisa membantunya di masa depan.”





