Kutukan cedera hancurkan Al Hilal di klasiko melawan Al Ahli

Jakarta, Maret.id — Kutukan cedera kembali menghantui klub Al Hilal dalam laga el clasico melawan rival tradisional mereka, Al Ahli, pada pekan ketiga Liga Roshn Saudi. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kingdom Arena pada hari Selasa ini berakhir dengan tantangan besar bagi lini pertahanan Al Hilal.
Dari awal pertandingan, Al Hilal sudah kehilangan bek Saudi Ali Lajami yang terpaksa keluar pada babak pertama akibat cedera. Ia digantikan oleh Hassan Tambakti, yang secara ironis baru saja pulih dari cedera panjang. Tambakti harus masuk menemani pertahanan, meskipun sebelumnya bek Turki Yusuf Akcicek juga tidak dapat tampil karena cedera.
Situasi semakin buruk ketika di awal babak kedua, bek Prancis Theo Hernandez mengalami masalah serupa dan harus digantikan oleh Muteb Al Harbi. Beberapa menit kemudian, bek Senegal Kalidou Koulibaly mengalami cedera serius di kepala akibat benturan keras dengan gelandang Al Ahli, Valentin Atangana.
“Meskipun saya harus menggunakan perban di kepala saya, saya tetap ingin melanjutkan pertandingan.” kata Koulibaly, Bek Al Hilal. Pelatih Al Hilal, Simone Inzaghi, memutuskan untuk tidak mengganti Koulibaly, mengingat angka pemain yang terbatas di lini belakang.
Dengan cedera yang menimpa hampir seluruh pemain bertahan, hanya Mohammed Al Mahzari yang tetap dapat bertahan di lapangan. Al Hilal kini harus berjuang keras untuk mengatasi krisis pemain di sektor pertahanan mereka.
Sebagai reaksi, salah satu penggemar setia sepak bola Indonesia, Budi Santoso, menyampaikan, “Ketidakberuntungan seperti ini sangat disayangkan. Semoga Al Hilal segera pulih dan bisa tampil lebih baik di laga-laga selanjutnya.”





