Presiden Al Hilal Bantah Tudingan Pengaturan Skor dan Cerita Kepergian Benzema

Jakarta, Maret.id — Pangeran Nawaf bin Saad, Presiden klub Al Hilal, angkat bicara terkait tudingan manipulasi finansial yang mengarah kepada klubnya. Hal ini terjadi di tengah rangkaian transfer besar Al Hilal pada bursa transfer musim panas ini.
Pangeran Nawaf menyatakan, “Al Hilal adalah satu-satunya klub yang mengumumkan laporan keuangannya, dan saya sudah pernah menyampaikan besaran dukungan finansial dari Pangeran Al Waleed bin Talal.” kata Pangeran Nawaf.
Ia menegaskan pentingnya menghormati lembaga-lembaga yang terlibat, dengan menambahkan, “Semua angka ada dan tercatat, dan Dana Investasi Publik mewakili negara, karena itu semua orang harus menghormati lembaga-lembaga tersebut…” ujar Pangeran Nawaf.
Selanjutnya, ia mengungkapkan bahwa tudingan ini tidak adil terhadap lembaga negara, “Dua lembaga yang paling banyak menerima tudingan adalah Dana Investasi Publik dan Kementerian Olahraga, dan ini tidak seharusnya terjadi…” tambahnya.
Dalam konteks transfer Karim Benzema, Pangeran Nawaf menjelaskan, “Saya berterima kasih kepada Karim (Benzema) atas sikap yang berlangsung dengan penuh keanggunan dan profesionalisme…” kata Pangeran Nawaf.
Ia menegaskan bahwa keputusan Benzema untuk meninggalkan klub adalah keputusan olahraga. “Peluang bermain Karim berkurang, tetapi ia harus diberi tahu secara terus terang tentang kondisi umum klub…” ujarnya.
Pangeran Nawaf menyimpulkan, “Karim adalah pemain besar, dan memiliki sejarah yang sangat besar, ia pemain penting dalam sejarah sepak bola dunia, dan kami mendoakan kesuksesan untuknya…” katanya.
Respon dari penggemar sepak bola di Indonesia pun beragam terkait transfer ini. “Kami berharap Al Hilal terus berkembang meski ditinggal pemain bintang. Menarik untuk melihat bagaimana tim ini beradaptasi,” kata Rizky, seorang penggemar sepak bola lokal.





