Olahraga

Mantan pemain kesayangan Bayern Munich jadi bahan tertawaan publik

Jakarta, Maret.id Perjalanan karier Mathys Tel, penyerang muda berbakat Prancis, menunjukkan tanda-tanda penurunan yang mengkhawatirkan setelah kepindahannya dari Bayern Munich ke Tottenham Hotspur. Momen pahit terjadi saat ia menjadi sasaran ejekan suporter setelah gagal mengeksekusi tendangan bebas saat menghadapi Newcastle United akhir pekan lalu.

Tel, yang sebelumnya diharapkan menjadi bintang masa depan Bayern Munich setelah didatangkan dari Stade Rennes dengan biaya 20 juta euro pada tahun 2022, kini menghadapi tantangan besar di Inggris. Saat di Bayern, ia mencetak enam gol di Bundesliga dan DFB-Pokal dalam 450 menit pertandingan pada musim pertamanya, lalu meningkat menjadi sepuluh gol dan enam assist di musim kedua.

Namun, kepindahan pelatih baru Vincent Kompany ke Bayern Munich membuatnya kehilangan tempat di tim utama. Sejak Januari, ia hanya bermain 458 menit tanpa mencetak gol. Meski sebelumnya sempat menolak tawaran peminjaman, akhirnya Tel mencari solusi dengan pindah ke Tottenham dalam kesepakatan pinjaman. “Kami akan melihat apakah kami bisa menemukan solusi. Waktu mendesak,” kata Max Eberl, anggota dewan olahraga Bayern, saat itu.

Di Tottenham, yang tengah mengalami krisis performa, Tel mencetak gol dalam debutnya di Piala FA, namun gagal mempertahankan performa dan dikecam oleh media sebagai “sangat tidak efektif”. Hanya empat gol dalam 37 pertandingan kompetitif pada musim keduanya, meskipun Tottenham berhasil terhindar dari degradasi terakhir musim lalu.

Saat ini, Tottenham tengah melakukan perombakan skuad dengan belanja besar mencapai 354 juta euro. Dalam situasi ini, Tel berada di bawah tekanan untuk menunjukkan kemampuannya, tetapi performanya tidak terlepas dari critikan. “Itu salah satu tendangan bebas terburuk yang pernah saya lihat,” kata Jamie O’Hara, mantan pemain Spurs, menilai perakunya Tel di lapangan.

Kekhawatiran dalam performanya makin tumbuh di kalangan suporter Tottenham. Massimiliano Allegri, pelatih Juventus, bahkan sudah menjelaskan bahwa dia masih ingin mempercayakan posisi utama kepada Tel. Namun, dengan persaingan yang semakin ketat, masa depan Tel di Spurs dipertanyakan.

Sebagai reaksi dari penggemar lokal, banyak yang berharap agar pemain 21 tahun ini segera menemukan kembali bentuk permainan terbaiknya. “Harapan kami agar Mathys bisa bangkit dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kami percaya dia punya potensi untuk sukses,” ujar Andi, seorang penggemar sepak bola Indonesia.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button