Arsenal Kejar Julian Alvarez Usai Kecewa pada Atletico Madrid

Jakarta, Maret.id — Arsenal berada dalam situasi genting menjelang penutupan bursa transfer, berusaha merekrut Lautaro Martinez dari Inter Milan. Langkah ini dilakukan setelah kepergian Gabriel Jesus dan kegagalan mendatangkan Julian Alvarez.
Menurut laporan Daily Mail, Arsenal menjadwalkan pendekatan untuk striker asal Argentina itu saat Mikel Arteta meningkatkan daya serang timnya. Tim London utara ini aktif di bursa transfer tetapi merasa kehilangan setelah sejumlah pemain meninggalkan klub.
Asisten manajer Arsenal, Gabriel Heinze, mengambil inisiatif dalam negosiasi dengan Martinez. Ia menghubungi sang pemain pekan lalu untuk membahas kemungkinan transfer ke Premier League. Martinez, yang mencetak 22 gol dalam 41 penampilan musim lalu, dianggap sebagai sosok ideal untuk lini depan Arsenal.
Pengejaran terhadap Martinez semakin mendesak setelah target-target lain terbukti tidak terjangkau. Arteta sebelumnya menargetkan Alvarez dari Atletico Madrid, namun mantan pemain Manchester City itu memilih bergabung dengan Barcelona. Arsenal juga mencoba meraih Victor Osimhen dari Galatasaray, tetapi kerumitan perundingan mencegah terjadinya kesepakatan.
Inter Milan berada dalam posisi kuat untuk mempertahankan Martinez, yang masih terikat kontrak selama tiga tahun. Meskipun ada ketertarikan dari Inggris, mereka memandang pemain tersebut sebagai aset yang tak tergantikan.
Martinez menunjukkan kesetiaan kepada Inter dengan menegaskan keinginannya untuk tetap berada di klub. “Tidak diragukan lagi saya ingin pensiun di klub ini,” kata Martinez. “Sulit bagi saya membayangkan diri saya berada di tempat lain saat ini… Jika mereka tidak menendang saya keluar, saya akan tetap di sini.” kata Martinez.
Ia juga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan yang diterimanya di Milan. “Sekarang saya berada di sebuah kota yang mendukung saya dengan luar biasa sejak hari pertama,” ujar Martinez. “Saya akan selalu berada di sini karena saya merasa nyaman, karena saya bahagia.”
Sementara itu, Arsenal menghadapi dilema dalam menyusun lini serang mereka. Kegagalan membawa striker berkualitas membuat Arteta harus mencari solusi. Meskipun Kai Havertz menunjukkan performa yang menjanjikan, ia lebih sering dianggap sebagai penyerang hibrida ketimbang nomor sembilan tradisional.
Dari sudut pandang penggemar sepakbola Indonesia, banyak yang berharap Aries Mertens, seorang penggemar sepakbola lokal, berpendapat: “Arsenal harus cepat beradaptasi dan mencari solusi lain di lini serang. Menarik melihat bagaimana mereka akan berkompetisi tanpa striker utama yang diinginkan.”





