Roy Keane kritik Manchester United beli Lewis Hall seharga £75 juta

Jakarta, Maret.id — Roy Keane, legenda Manchester United, secara terbuka mengkritik langkah klub di bursa transfer akhir. Ia menilai usaha terakhir mereka untuk mendatangkan tambahan pemain bertahan sebagai tindakan putus asa.
Keane menyebut bahwa Manchester United menunjukkan kepanikan dalam aktivitas transfer mereka, terutama setelah dikhawatirkan kehilangan bek kiri yang dibutuhkan untuk melindungi posisi Luke Shaw. Tim asuhan Michael Carrick gagal merekrut pengganti spesialis meski terlibat dalam beberapa negosiasi, termasuk ingin mendapatkan Rayan Ait-Nouri di saat-saat terakhir.
“Pemain muda Harry Amass kini menjadi satu-satunya opsi pelapis alami Shaw,” kata Keane, mengecam keadaan ini. “Anda seharusnya tidak harus putus asa saat tinggal dua jam lagi di bursa transfer.”
Mengenai bek Newcastle, Lewis Hall, yang konon dikaitkan dengan United dengan nilai transfer sekitar £75 juta, Keane menyatakan keraguan. “Saya rasa Hall bukan jawabannya. Dia tidak buruk, tetapi saya rasa dia bukan bek yang bagus,” ujarnya.
Keane menekankan pentingnya kemampuan bertahan bagi seorang bek. “Apa yang dibutuhkan saat ini adalah seorang bek yang solid di pertahanan, bukan hanya mampu menguasai bola,” kata mantan kapten ikonis itu.
Kritik ini muncul setelah Gary Neville mempertanyakan langkah United yang terlambat untuk Ait-Nouri, menyebutnya sebagai tindakan ceroboh. “Kalian putus asa, mereka putus asa,” lanjut Keane. “Dalam situasi seperti ini, harusnya mereka lebih terencana.”
Sekarang fokus Manchester United beralih ke pertandingan berikutnya melawan Everton setelah akhir bursa transfer. “Kami akan berusaha membangun momentum setelah kemenangan atas Ipswich,” kata Carrick.
Baleba, rekrutan terbaru yang cedera, kemungkinan besar akan absen dalam beberapa laga penting mendatang termasuk melawan Everton dan Manchester City.
Melihat krisis yang dihadapi Manchester United ini, banyak penggemar sepak bola di Indonesia berharap ada perubahan positif. “Kita berharap klub bisa segera menemukan solusi agar bisa bersaing di liga,” ujar Dika, seorang penggemar setia Manchester United dari Jakarta.





