Armando Broja terlibat bentrokan dengan penggemar Burnley setelah kalah dari Bristol City

Jakarta, Maret.id — Penyerang Burnley, Armando Broja, terlibat dalam insiden panas dengan suporter setelah kekalahan terbaru timnya di Championship di Turf Moor. Kekalahan tersebut memperpanjang catatan buruk Burnley yang belum meraih kemenangan di musim ini.
Atmosfer di Turf Moor memanas pada Sabtu malam ketika Burnley kalah 2-1 dari Bristol City. Broja terekam video berargumentasi keras dengan sejumlah suporter yang mengkritik performanya dan situasi tim. Insiden ini terjadi di area parkir setelah peluit akhir, di mana Broja terlihat frustrasi akibat ejekan yang menyebutnya gagal berkontribusi.
Rekaman yang viral menunjukkan Broja membela diri dengan marah. Ia terdengar berteriak, “Tutup mulutmu yang sialan dan tunjukkan rasa hormat.” kata Broja, Penyerang Burnley. Selama adu argumen, ia membahas kritik terhadap performanya.
Sejak bergabung pada Agustus 2025 dengan biaya transfer sebesar £20 juta, Broja mengalami kesulitan mencetak gol. Dalam konfrontasi tersebut, ia menanggapi klaim tentang konsistensi dan waktu bermain. “Apa yang sudah saya lakukan?” kata Broja, mempertanyakan tuduhan tentang performa buruknya.
Ia melanjutkan dengan bertanya, “Saya sudah buruk selama setahun?” sambil menyoroti keterbatasan menit bermain yang ia terima. “Saya tidak bermain selama setahun!” ucapnya, menjelaskan tantangan yang dihadapi di lapangan.
Meskipun memiliki potensi di level Premier League, Broja hanya dimasukkan sebagai pemain pengganti pada babak kedua saat melawan Bristol City. Ia gagal memberi dampak yang diharapkan untuk membantu tim mengamankan kemenangan.
Pada pertandingan tersebut, Burnley sempat unggul lewat gol Aaron Ramsey pada menit ke-56. Namun, mereka tidak mampu mempertahankan keunggulan dan mengalami keruntuhan di akhir laga. Bristol City bangkit dengan dua gol di menit-menit kritis, yang membuat Burnley terjebak di dasar klasemen Championship tanpa kemenangan setelah lima pertandingan.
Seluruh situasi ini memicu reaksi dari berbagai kalangan, termasuk para penggemar di Indonesia. “Semoga Burnley dapat bangkit dan memperbaiki keadaan, namun Broja harus lebih fokus dan tidak terpengaruh oleh tekanan dari luar,” ujar Andi, seorang penggemar setia Burnley di Jakarta.





