Pahlawan Piala Dunia 2006 Dipecat Setelah Tiga Pertandingan Serie A

Jakarta, Maret.id — Fabio Grosso resmi dipecat sebagai pelatih Fiorentina, sebuah keputusan yang diumumkan klub pada Minggu malam. La Viola memulai musim baru Serie A dengan hasil yang sangat mengecewakan, yang menyebabkan pahlawan Piala Dunia 2006 itu kehilangan pekerjaannya setelah hanya empat pertandingan.
Grosso, yang baru ditunjuk sebagai pelatih pada musim panas ini, hanya memimpin tim dalam tiga pertandingan di Serie A. Paolo Vanoli, yang sebelumnya hengkang dari Fiorentina, kini menjadi kandidat terkuat untuk menggantikan peran Grosso sebagai pelatih.
Pemilik Fiorentina, Giuseppe Commisso, berusaha memberikan perbaikan kepada para suporter setelah beberapa musim yang minim hasil. Warga Italia-Amerika itu mengeluarkan sekitar 150 juta euro untuk mendatangkan pemain baru, termasuk Christ Oulaï, Arthur Atta, dan Beto.
Selain itu, beberapa pemain dipinjam dari klub-klub lain, seperti Wilfried Gnonto dari Leeds United dan Radu Dragusin dari Tottenham Hotspur. Namun, hanya dua pemain kunci yang meninggalkan klub, yaitu Moise Kean dan Rolando Mandragora, yang menyebabkan ekspektasi tinggi terhadap tim.
Musim ini dimulai dengan buruk, saat Fiorentina menyerah 0-4 di markas AS Roma, dengan Donyell Malen mencetak hat-trick. Kekecewaan semakin dalam setelah kalah 0-3 di kandang sendiri dari Frosinone dan 1-2 melawan Torino, yang memaksa Commisso untuk mendepak Grosso.
“ACF Fiorentina mengumumkan bahwa Fabio Grosso per hari ini telah dipecat sebagai pelatih tim utama,” demikian pernyataan singkat dari klub. Grosso, yang kini berusia 48 tahun, sebelumnya memiliki kenangan manis saat mencetak penalti menentukan di final Piala Dunia 2006.
Pakar transfer, Matteo Moretto, melaporkan bahwa Vanoli adalah kandidat utama untuk menggantikan Grosso. Vanoli sebelumnya menandatangani kontrak hingga November 2025 dengan opsi perpanjangan, namun memutuskan mundur setelah Fiorentina finis di posisi ke-15.
Reaksi dari penggemar sepak bola Indonesia sangat beragam. Banyak yang merasa bahwa keputusan pemecatan ini adalah langkah tepat, namun beberapa juga menyayangkan nasib Grosso yang berjuang dengan beban ekspektasi tinggi. “Fiorentina perlu bangkit segera, berharap pelatih baru bisa membawa perubahan,” ujar Dika, seorang penggemar berat la Viola.





