Olahraga

Valdas Dambrauskas bawa Sabah lawan raksasa di Old Trafford

Jakarta, Maret.id — Pelatih asal Lithuania, Valdas Dambrauskas, siap memimpin klub Azerbaijan, Sabah, dalam pertandingan Liga Champions di Old Trafford. Dambrauskas, yang berasal dari negara yang terkenal dengan olahraga basket, juga memulai karier kepelatihannya dengan dana dari hadiah acara kuis televisi.

Sementara itu, Dambrauskas menorehkan pencapaian sejarah dengan membawa Sabah tampil di Liga Champions sebagai tim pertama yang berhasil melewati empat fase kualifikasi. “Sabah menjadi tim pertama yang memulai dari putaran kualifikasi pertama dan berhasil melewati empat tie fase gugur.” kata Dambrauskas.

Perjalanan Sabah ke fase grup mencerminkan pengembangan luar biasa klub berusia sembilan tahun ini, di mana Dambrauskas meraih dua gelar, yaitu liga domestik dan piala, pada musim debutnya pada tahun 2026. “Kualifikasi itu melengkapi kebangkitan luar biasa klub.” ujar Dambrauskas.

Menurut BBC, karir kepelatihan Dambrauskas dimulai dengan cara yang tak terduga setelah ia memenangkan 4.000 litas dalam acara permainan tahun 2002. Ia menggunakan hadiah tersebut untuk pindah ke London demi mendapatkan lisensi kepelatihan. “Bagi saya, Inggris terdengar seperti penuh peluang.” kata Dambrauskas.

Untuk mendukung studinya di London Metropolitan University, Dambrauskas bekerja keras, menjalani berbagai pekerjaan sambilan. Ia melatih para pemain muda di Manchester United Soccer Schools pada tahun 2004, yang menjadi titik balik dalam karirnya. “Saya bekerja hingga empat pekerjaan sekaligus.” katanya.

Setelah kembali ke luar negeri pada tahun 2010, Dambrauskas mengumpulkan 13 trofi di lima negara berbeda: Lithuania, Latvia, Bulgaria, Kroasia, dan Azerbaijan. Ia menjadi pelatih Lithuania pertama yang meraih lisensi UEFA melalui London FA.

Saat Sabah bersiap melawan Manchester United, Dambrauskas merasakan momen yang sangat berarti. “Bisa melewati terowongan itu dan menginjak lapangan tersebut berada di luar imajinasi saya.” kata Dambrauskas.

Pertandingan ini akan menjadi langkah awal bagi Sabah untuk bersaing melawan klub-klub besar Eropa lainnya, termasuk Borussia Dortmund dan Barcelona. Banyak penggemar sepak bola di Indonesia, termasuk presenter olahraga Peter F. Giring, merasa bangga dengan pencapaian Sabah dan melihat ini sebagai momen inspiratif bagi tim-tim Asia lainnya. “Ini adalah momentum bagi sepak bola Asia untuk bersinar di kancah internasional.” kata Giring.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button