Olahraga

Pol van Boekel Jadi Sorotan Usai Ajax Hadapi PSV di Liga Champions

Jakarta, Maret.id — Kehebohan terjadi pada babak kedua pertandingan antara FC Porto melawan Manchester City yang berakhir dengan skor 0-2. Insiden siku Marc Guéhi yang mengenai wajah Gabri Veiga tidak mendapat hukuman, sehingga kritik pun ditujukan kepada VAR Pol van Boekel.

Dalam duel tersebut, Guéhi menyentuh wajah Veiga dengan lengannya. Wasit Szymon Marciniak memilih untuk tidak memberikan sanksi dan tidak memanggil Van Boekel untuk memeriksa insiden itu di layar pinggir lapangan.

Veiga mengalami cedera akibat benturan dan harus mendapatkan perawatan, tetapi ia tetap berada di lapangan tanpa digantikan. Pelatih FC Porto, Francesco Farioli, terlihat jelas kecewa di pinggir lapangan, angkat tangan mempertanyakan keputusan wasit terkait Guéhi.

Kemarahan juga tampak dari para pemain dan suporter Porto atas keputusan yang dianggap merugikan. Kritik terhadap Van Boekel bukan hanya terjadi di pertandingan ini; pada akhir pekan sebelumnya, ia juga mendapat sorotan setelah gagal memanggil wasit Sander van der Eijk untuk melihat tekel Ruben van Bommel terhadap Aaron Bouwman.

Mike Verweij dari De Telegraaf melaporkan bahwa Van Boekel kemungkinan akan pensiun. “Menurut saya, rencananya dia berhenti pada Desember atau Januari. Ada sedikit perdebatan apakah mereka harus tetap menggunakan jasanya atau tidak. Namun, jika demikian, keputusan seperti ini tidak seharusnya sering terjadi,” ujar Verweij dalam program Kick-Off.

Menanggapi situasi ini, seorang penggemar sepak bola lokal, Rudi, mengungkapkan, “Keputusan VAR harusnya lebih transparan dan adil. Kami ingin melihat permainan yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga dipimpin oleh keputusan yang tepat.”

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button