Rasmus Hojlund sebut pertahanan Arsenal terbaik setelah Napoli kalah di Liga Champions

Jakarta, Maret.id — Arsenal mengklaim kemenangan tipis 1-0 atas Napoli dalam pertandingan Liga Champions yang berlangsung pada Selasa malam. Gol tunggal pertandingan dicetak oleh Martin Odegaard pada menit ke-75, yang sekaligus membawa timnya meraih tiga poin penting di fase grup.
Tim asuhan Mikel Arteta mendominasi permainan, meskipun kesulitan menambah jumlah gol. Bukayo Saka dan Piero Hincapie gagal memanfaatkan peluang emas, sehingga Arsenal cukup bergantung pada lini belakang untuk meraih hasil positif.
“Kami sangat yakin meskipun hanya menang tipis,” kata Arteta. “Kami mampu meredam serangan Napoli dan itu adalah pencapaian yang luar biasa.”
Arsenal menunjukkan pertahanan solid meskipun mengalami krisis cedera di lini belakang. William Saliba, Cristhian Mosquera, dan Jurrien Timber absen, namun Ezri Konsa berhasil tampil mengesankan bersama Gabriel Magalhaes.
Rasmus Hojlund, penyerang Napoli, mengakui kesulitan melawan pertahanan Arsenal yang tangguh. “Sulit bagi saya untuk memberi peringkat kepada mereka karena jelas mereka punya banyak bek bagus,” ujar Hojlund. “Mereka kehilangan Mosquera dan Saliba, tetapi tetap menunjukkan performa yang kuat dengan Konsa.”
Hojlund juga memberikan pujian khusus kepada Gabriel, menyoroti kekuatan fisik dan kepemimpinannya di jantung pertahanan. “Saya pikir Gabriel adalah jangkar tim, dia benar-benar kuat dan tahu bagaimana menghadapi duel,” tambahnya.
Kemenangan ini memberikan angin segar bagi Arsenal dalam kampanye Liga Champions mereka. Dengan performa yang meningkat, tim asal London utara ini kini siap untuk menghadapi tantangan di kompetisi domestik.
Sementara itu, Napoli perlu segera berbenah setelah kekalahan ini. Hojlund dan kawan-kawan diharapkan dapat bangkit pada laga-laga Eropa mendatang demi mengejar tiket ke babak gugur.
Dari perspektif lokal, komentator sepak bola Indonesia, Dea Ananda, mengungkapkan: “Kemenangan Arsenal menggambarkan kedalaman skuad mereka saat menghadapi krisis cedera, ini semakin menunjukkan bahwa mereka memang tim yang patut diperhitungkan di Eropa.”





