Moto3 Austria Jadi Momentum Ega Pratama Untuk Bangkit Dengan Strategi Jitu

Jakarta, Maret.id — Veda Ega Pratama bersiap menghadapi tantangan baru di Sirkuit Red Bull Ring, Austria. Ini adalah balapan Moto3 putaran ke-15 yang berlangsung pada akhir pekan ini, 19-20 September 2026, setelah hasil kurang memuaskan di Misano.
Pembalap asal Indonesia yang tergabung dalam Honda Team Asia ini hanya mampu menyelesaikan balapan di posisi 18 di Misano. Veda sangat bertekad untuk mendapatkan hasil lebih baik di Austria. “Setelah akhir pekan yang sulit di Misano, saya sangat menantikan kesempatan lain di Austria,” ujar Veda dalam keterangan resmi timnya.
Veda mengakui bahwa ia perlu meningkatkan performa dan memahami di mana ia bisa berkembang. “Hasil di Misano bukanlah yang kami inginkan,” tuturnya. Ia merasa optimis dengan peluang di Red Bull Ring, “Saya menyukai Red Bull Ring, dan saya pikir trek ini dapat memberi kita peluang bagus untuk bertarung.”
Ia mengingatkan pentingnya memulai sesi latihan dengan strategi yang jelas. “Kita perlu memulai FP1 dengan arah yang jelas, bekerja sama dengan tim, dan mencoba membangun akhir pekan yang lebih kuat sesi demi sesi,” tambahnya.
Sirkuit Red Bull Ring memiliki karakter yang sangat berbeda dibandingkan dengan Misano. Terletak di daerah Styria yang dikelilingi pegunungan Austria, track ini menggabungkan kecepatan tinggi dengan tikungan tajam. “Tata letak sirkuit ini juga secara tradisional menghasilkan banyak aksi saling menyalip,” kata Veda.
Grand Prix Austria merupakan balapan terakhir di Eropa sebelum seri kejuaraan menuju Asia, yang akan dilanjutkan di Jepang dan Indonesia. Veda berharap dapat membawa momentum positif setelah mendapat hasil yang baik di Austria. “Saya akan memberikan semua yang saya miliki dan mencoba berjuang untuk hasil yang baik di Austria,” pungkasnya.
Dalam pandangan penggemar lokal, Veda adalah sosok yang diharapkan bisa membawa nama Indonesia ke kancah dunia balap internasional. “Kami berharap Veda bisa tampil maksimal di Austria dan memberikan kejutan di tanah Eropa sebelum kembali ke Asia,” ujar Fandi, seorang penggemar Moto3 di Jakarta.





