Alvaro Carpe Sesali Gagal Kejar Quiles di Moto3 Malaysia 2026 Setelah Duel Ketat dengan Veda Ega

Jakarta, Maret.id — Pembalap Red Bull KTM Ajo, Alvaro Carpe, mengungkapkan alasan di balik kegagalannya untuk mengejar Maximo Quiles dalam balapan Moto3 Malaysia 2026 yang berlangsung di Sirkuit Sepang pada 1 November 2026.
Carpe merasa memiliki peluang untuk bersaing memperebutkan kemenangan, namun persaingan sengit dengan tiga pembalap lainnya, termasuk pembalap Indonesia Veda Ega Pratama, mengakibatkan dirinya kesulitan untuk mendekati Quiles yang memimpin balapan.
Quiles berhasil meninggalkan para pesaingnya dan meraih posisi teratas, sementara perhatian utama tertuju pada pertarungan sengit di antara Carpe, Veda Ega, Hakim Danish, dan David Almansa untuk memperebutkan posisi kedua.
Keempat pembalap ini terlibat dalam duel yang ketat sepanjang balapan, saling menyalip untuk mengamankan posisi runner-up. Hasil akhirnya, Veda Ega berhasil menempati peringkat kedua, diikuti Carpe di urutan ketiga, dan Hakim Danish menempati posisi keempat, sementara Almansa harus puas di posisi kelima.
Carpe menyatakan bahwa kondisi cuaca panas membuat balapan menjadi lebih menantang. Walau demikian, dia merasa performanya sepanjang akhir pekan cukup baik dan yakin bahwa dia masih memiliki peluang untuk mendekati Quiles.
“Balapan hari ini sangat berat, karena cuacanya panas. Kondisinya berbeda dari akhir pekan sebelumnya, tetapi kami merasa sangat baik sepanjang tiga hari ini,” kata Carpe dikutip dari situs resmi Red Bull KTM Ajo. “Saya yakin bisa lebih dari ini, kita tidak pernah tahu, tetapi saya merasa masih punya cukup tenaga untuk bersaing dengan Quiles jika para pembalap lain tidak saling menghambat di belakang,” tambahnya.
Menanggapi penampilan Veda Ega yang mencolok, seorang pengamat sepak bola Indonesia memberikan komentar, “Veda Ega telah membuktikan bahwa dia mampu bersaing di level tertinggi. Ini adalah langkah besar bagi pembalap muda kita untuk menunjukkan kemampuannya di arena internasional.”





