Otomotif

BYD Meluncurkan Flash Charging, Ngecas 5 Menit Dapatkan 70 Persen, Persaingan Otomotif Memanas!

Jakarta, Maret.id — BYD, perusahaan otomotif terkemuka asal Tiongkok, telah meluncurkan teknologi pengisian daya terbaru yang disebut Flash Charging. Teknologi ini mampu mengisi daya mobil listrik dari 10% hingga 70% hanya dalam waktu 5 menit, menawarkan solusi cepat dan efisien bagi pemilik kendaraan listrik di Indonesia.

Inovasi Pengisian Daya yang Mencetak Sejarah

Teknologi Flash Charging ini merupakan bagian dari upaya BYD untuk memenuhi kebutuhan pengisian daya kendaraan listrik yang semakin meningkat. Richard Li, Direktur Flash Charging dari BYD, menekankan bahwa kehadiran teknologi ini menjadi batu loncatan penting dalam revolusi mobil listrik di Indonesia. “Kami percaya bahwa inovasi ini akan mengubah cara orang memandang pengisian daya mobil listrik,” ujar Richard.

Sejak Maret 2026, teknologi ini telah digunakan secara komersial di Tiongkok dan kini akan segera tersedia untuk konsumen di Tanah Air. Menurut Richard, pengisian daya yang cepat ini akan sangat mendukung penggunaan mobil listrik, yang seringkali terkendala oleh waktu pengisian yang lama dan tidak efisien.

Teknologi Canggih di Balik Flash Charging

INovasi ini memanfaatkan blade battery generasi kedua yang telah dirancang untuk bekerja secara optimal dengan sistem pengisian cepat. “Kolaborasi antara Flash Charging dan blade battery generasi kedua akan mempersingkat waktu pengisian yang sebelumnya memerlukan waktu berjam-jam,” tambah Richard.

Pengisian cepat ini akan diterapkan pada produk terbaru BYD, yaitu New Danza D9 dan Danza Z9GT. Blade battery generasi kedua merupakan pengembangan dari desain sebelumnya, yang telah digunakan dalam semua kendaraan listrik BYD sejak 2020.

Rencana Ekspansi dan Implementasi Stasiun Pengisian

Dengan kemudahan pengisian yang ditawarkan, pengisian daya dari 10% hingga 95% hanya memakan waktu 9 menit, menggunakan pasokan daya hingga 1.500 kW per konektor. Ubaedilah, Kepala Layanan Purna Jual PT BYD Indonesia, menjelaskan bahwa setiap stasiun pengisian dilengkapi dengan dua konektor dan desain kabel yang ergonomis.

Setiap stasiun pengisian dibangun menggunakan sistem penyimpanan energi BYD yang terdiri dari Power Reservoir, yang menyimpan daya, dan Power Amplifier, yang berfungsi untuk memastikan penyaluran daya yang mencapai kapasitas optimal.

BYD juga mengumumkan rencana untuk membangun stasiun Flash Charging di berbagai diler yang tersebar di seluruh Indonesia. Upaya ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk memperluas jaringan pengisian daya dan mendukung pertumbuhan pasar mobil listrik di negara ini.

Dengan peluncuran teknologi ini, BYD berharap dapat menarik lebih banyak konsumen untuk beralih ke kendaraan listrik dan turut berkontribusi pada pelestarian lingkungan melalui penggunaan energi yang lebih bersih.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button