Politik

Respon Tegas Wiwin, Koalisi Lawan El Nino dan Degradasi!

Jakarta, Maret.id — Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, memberikan peringatan serius mengenai kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput yang semakin rentan. Dalam sebuah seminar yang diadakan di Aula Hotel Fatma, Jombang, pada Minggu (24/5/2026), Wiwin menekankan perlunya intervensi yang signifikan dari pemerintah untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi.

Kondisi Masyarakat yang Memprihatinkan

Wiwin mengungkapkan bahwa banyak masyarakat masih memerlukan dukungan untuk meningkatkan kemandirian secara ekonomi maupun sosial. “Kondisi Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Masih banyak masyarakat yang perlu dirangkul dan difasilitasi,” ujarnya. Kegiatan sosialisasi bertajuk “Pemberdayaan Sosial untuk Membangun Kemandirian Rakyat” ini menggandeng berbagai relawan kemanusiaan dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jombang sebagai penggerak utama di lapangan.

Wiwin juga menjelaskan bahwa perkembangan teknologi yang pesat belakangan ini menghadirkan tantangan baru, terutama bagi generasi muda. Ia mencatat bahwa interaksi yang lebih banyak terjadi melalui perangkat digital telah mengikis nilai-nilai kultural dalam keluarga. “Anak-anak sekarang lebih banyak berinteraksi dengan teknologi dibanding komunikasi langsung bersama keluarga. Ini menjadi tantangan bersama yang harus dihadapi,” tambahnya.

Pentingnya Ketahanan Pangan

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Jawa Timur, juga menyampaikan keprihatinannya mengenai kondisi sosial yang semakin rumit akibat potensi krisis pangan global. Menurutnya, daerah agraris seperti Jombang wajib memperkuat ketahanan pangan untuk mencegah dampak yang lebih serius saat puncak kekeringan melanda. “Ketahanan pangan menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian masyarakat. Terutama bagi daerah pertanian seperti Jombang, ini harus benar-benar dijaga,” tegasnya.

Mantan Wakil Bupati Jombang ini menekankan pentingnya penguatan infrastruktur pertanian dan edukasi bagi para petani agar bisa menghadapi tantangan yang ada. “Masyarakat perlu diberdayakan agar bisa mandiri dalam menghadapi segala ancaman yang ada,” lanjutnya.

Pembangunan Berbasis Keluarga

Wiwin menekankan bahwa pembangunan tidak seharusnya hanya terfokus pada pertumbuhan ekonomi, melainkan harus menyentuh aspek penguatan ketahanan keluarga dan lingkungan sosial. “Melalui sosialisasi ini kami ingin masyarakat semakin mandiri, baik secara sosial maupun dalam kehidupan sehari-hari. Kemandirian rakyat harus dibangun mulai dari keluarga dan lingkungan sekitar,” ujarnya.

Acara yang berlangsung dengan penuh keakraban tersebut juga dihadiri oleh jajaran pengurus relawan kemanusiaan dan Kepala Dinas Kesehatan Jombang, dr. Hexawan Tjahja Widada. Diskusi yang hangat dan penuh semangat diharapkan dapat melahirkan langkah konkret dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat.

Dengan demikian, melalui kerja sama antar berbagai pihak, diharapkan masyarakat bisa menghadapi segala tantangan dan mengembangkan potensi yang ada untuk mencapai kemandirian yang sesungguhnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button