Abu Janda Hina Minang dengan Pernyataan Kontroversial yang Memicu Reaksi Keras!

Jakarta, Maret.id — Aktivis muda asal Minangkabau, Endriansyah, yang akrab disapa Rian, mengkritik pernyataan yang dilontarkan oleh Abu Janda. Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa daerah Sumatera Barat (Sumbar) merupakan wilayah yang “barbar”, yang dinilai Rian sangat provokatif.
Rian mengungkapkan bahwa ucapan Abu Janda telah memicu kegaduhan dan ketidakpuasan di kalangan masyarakat. “Pernyataan seperti itu tentunya melukai harga diri dan martabat budaya Minangkabau, yang selama ini menjunjung tinggi adat, etika, serta intelektualitas,” ujarnya pada hari Sabtu, 30 Mei 2026.
Kritik Terhadap Komunikasi Publik
Selain itu, Rian menegaskan bahwa menyebut masyarakat Sumbar sebagai barbar adalah sebuah bentuk penghinaan yang tidak bisa dianggap remeh. “Hal ini merupakan tindakan yang terang-terangan, dan kami tidak akan membiarkannya begitu saja,” tegas Rian. Dia juga berpendapat bahwa gaya komunikasi yang diterapkan oleh Abu Janda menampakkan keberanian yang semu, terutama di ranah media sosial.
“Perilaku seperti ini menunjukkan ketidakpekaan terhadap dampak sosial serta perasaan orang lain. Ini adalah tindakan pengecut,” tambah Rian, yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Umum Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ).
Laporan Resmi ke Pihak Berwajib
Tindakan Abu Janda yang dinilai telah menimbulkan keresahan tersebut, sebelumnya juga telah mendapat laporan resmi. Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (IKM) telah melaporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri atas dugaan ujaran kebencian yang mengandung unsur SARA. Laporan ini telah terdaftar dengan nomor LP/B/230/V/2026/SPKT/Bareskrim Polri, dan diajukan pada tanggal 26 Mei 2026.
Pentingnya Memperhatikan Konteks Sosial
Rian juga mengingatkan pentingnya bagi publik figur seperti Abu Janda untuk lebih memahami kondisi sosial masyarakat sebelum mengeluarkan pernyataan yang sensitif. “Kita harus ingat bahwa setiap ucapan memiliki konsekuensi, dan seharusnya kita semua dapat berkomunikasi dengan bijak,” pungkas Rian, menekankan perlunya menjaga keharmonisan dalam masyarakat yang beragam.





