Politik

Kunjungan Prabowo ke Prancis Dorong Investasi Strategis di Sektor Pertahanan!

Jakarta, Maret.id — Pengamat Hubungan Internasional, Subhan Yusuf, menilai bahwa kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Prancis memiliki urgensi yang signifikan. Kunjungan ini dinilai sebagai langkah strategis guna memaksimalkan semua opsi untuk melindungi kepentingan nasional Indonesia dan mempererat kerja sama di berbagai dimensi.

Kerja Sama Ekonomi yang Menguntungkan

Menurut Subhan, hubungan ini sangat relevan dalam konteks IEU CEPA (Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement) serta kolaborasi ekonomi antara Kamar Dagang Indonesia (KADIN) dan kamar dagang Prancis. Ia menyebutkan bahwa penguatan kerja sama ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi nasional Indonesia.

“Hal ini menandakan bahwa Indonesia secara resmi menginginkan Prancis untuk melakukan investasi di berbagai sektor yang ada di Indonesia,” tambah Subhan. Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Indonesia juga menjadi salah satu pengguna produk pertahanan dari Prancis, seperti pesawat Rafale dan kapal selam Scorpene, serta teknologi persenjataan lainnya yang berpotensi mendukung kapasitas pertahanan nasional.

Diplomasi Dua Arah

Subhan menilai bahwa intensitas kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis menunjukkan upaya untuk mempererat hubungan bilateral dengan Prancis dalam suatu gesture yang bersifat dua arah. Menurutnya, ini terlihat dari empat kali kunjungan yang sebagian merupakan undangan diplomatik dari pihak Prancis.

Faktor kepercayaan yang tinggi dalam diplomasi juga menjadi pendorong agenda penguatan kapasitas militer Indonesia, termasuk dalam memenuhi Minimum Essential Force (MEF) yang dicanangkan pemerintah. “Saya mengartikannya sebagai upaya yang nyata untuk mempererat hubungan bilateral, tanpa ada unsur subordinatif,” tuturnya. Ia menekankan pentingnya posisi yang setara dalam negosiasi diplomatik untuk menghasilkan outcome yang saling menguntungkan.

Strategi Kunjungan yang Kalkulatif

Subhan menegaskan bahwa Presiden Prabowo menjalankan tugasnya demi kepentingan nasional dengan pendekatan yang sangat kalkulatif. Ia berhasil mempresentasikan gestur persahabatan dan perdamaian kepada para pemimpin global dari berbagai blok, termasuk BRICS yang meliputi Rusia dan China, serta hubungan bilateral dengan Amerika Serikat.

Kunjungan ini juga merangkul Uni Eropa, khususnya Prancis, yang merupakan salah satu kekuatan besar dalam politik dunia. “Langkah-langkah ini tentunya akan membawa dampak positif bagi Indonesia, terutama dalam bidang pertahanan dan kerja sama ekonomi yang lebih luas,” pungkas Subhan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button