Politik

Prabowo Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tegaskan Komitmen Kebangsaan!

Jakarta, Maret.id — Kendati upacara dipastikan berjalan sesuai agenda, Kepala Bakom RI, Muhammad Qodari, menjelaskan bahwa informasi mengenai kehadiran Presiden Prabowo Subianto masih menunggu konfirmasi resmi.

Qodari menyatakan, “Tanyakan ke Seskab ya (kehadiran Prabowo), tapi kalau saya sih dapat undangan bahwa besok akan ada upacara seperti biasa.” Informasi ini disampaikan di Jakarta, Minggu, 31 Mei 2026.

Kepastian Kehadiran Presiden

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi, pada Jumat, 29 Mei 2026, memastikan bahwa Prabowo akan hadir dan bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan nasional tersebut. “Bapak Presiden Republik Indonesia akan hadir langsung dan bertindak sebagai inspektur upacara,” jelas Yudian.

Selain Prabowo, BPIP juga telah mengundang para presiden dan wakil presiden terdahulu untuk menghadiri peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini. Menurut Yudian, keberadaan para mantan pemimpin negara diharapkan dapat menambah makna dalam peringatan ini.

Tema Peringatan Hari Lahir Pancasila

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Tema ini menekankan relevansi nilai-nilai Pancasila tidak hanya dalam menjaga persatuan nasional, tetapi juga sebagai kontribusi Indonesia bagi terciptanya perdamaian dunia.

Dalam peringatan tahun sebelumnya, Presiden Prabowo juga bertindak sebagai inspektur upacara. Saat itu, ia menegaskan pentingnya menjaga serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Harapan untuk Masa Depan

Pihak BPIP berharap bahwa dengan adanya peringatan ini, kesadaran masyarakat akan nilai-nilai Pancasila dapat semakin meningkat. Yudian menyatakan bahwa Pancasila harus terus dijadikan pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan global yang kian kompleks.

Dengan menampilkan motto persatuan dan perdamaian, peringatan ini diharapkan dapat mendorong semua elemen masyarakat untuk bersama-sama memperkuat persatuan bangsa demi masa depan yang lebih baik. “Semoga Pancasila dapat terus menjadi fondasi dalam membangun karakter bangsa yang berjiwa toleran dan bersatu,” tutup Yudian.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button