Manuver Mas Dhito: Tekan Pengangguran Lewat Job Fair

Jakarta, Maret.id — Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menekankan pentingnya langkah-langkah strategis untuk menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di wilayahnya. Pemkab Kediri fokus pada pengembangan berbagai program pelatihan kerja, sertifikasi, serta kegiatan padat karya, job fair, dan magang guna meningkatkan peluang kerja bagi masyarakat.
Program Pembangunan untuk Menekan Pengangguran
Kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kediri menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Berbagai upaya konkret telah dilaksanakan untuk membuka akses terhadap pasar kerja, mulai dari pelatihan keterampilan sesuai kebutuhan industri hingga penyelenggaraan sertifikasi kompetensi. Hal ini merupakan bagian dari komitmen Bupati Kediri untuk mengurangi angka pengangguran secara berkelanjutan.
Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda Regional Jawa-Bali di Yogyakarta, pada Kamis (4/6/2026), Bupati Hanindhito menegaskan bahwa pengurangan angka pengangguran adalah salah satu prioritas utama. “Pengurangan angka pengangguran tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan kerja bersama dari semua pihak,” ujarnya.
Stabilitas Keamanan sebagai Faktor Pendukung
Selaras dengan upaya pengurangan pengangguran, Bupati mendorong penciptaan iklim daerah yang aman dan kondusif. Stabilitas keamanan dinilai penting untuk mendukung investasi dan pertumbuhan ekonomi, yang pada gilirannya akan memperkuat keberhasilan berbagai program pembangunan di Kabupaten Kediri.
Dalam forum tersebut, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Tito Karnavian, mengingatkan seluruh kepala daerah untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi di tingkat Forkopimda. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan serta menjaga ketertiban di wilayah masing-masing.
Meningkatkan Sinergi untuk Kesejahteraan Masyarakat
Bupati Hanindhito juga mengakui pentingnya evaluasi dari peristiwa-peristiwa yang telah terjadi, termasuk insiden pembakaran Kantor Bupati dan DPRD Kabupaten Kediri pada Agustus 2025. “Ini akan menjadi evaluasi bagi Pemerintah Kabupaten Kediri agar ke depan kami bisa lebih kuat lagi dalam menjaga kondusivitas wilayah,” ungkapnya.
Untuk itu, pemerintah daerah berupaya mengadakan sinergi yang kuat dengan Forkopimda. Sinergi ini diharapkan dapat menjaga stabilitas daerah, serta memastikan bahwa program-program pembangunan dapat dilaksanakan secara optimal. “Keamanan dan kesejahteraan adalah dua hal yang saling berkaitan,” katanya.
Melalui berbagai upaya yang sedang dijalankan, Pemkab Kediri berharap mampu menekan angka pengangguran, yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. Upaya ini merupakan bagian integral dari visi jangka panjang Pemerintah Kabupaten Kediri dalam membangun masyarakat yang lebih sejahtera.





