Wamensos Salurkan Bantuan Rp1,03 Miliar untuk Atasi Krisis di Pringsewu!

Jakarta, Maret.id — Penyaluran bantuan sosial dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 berfokus pada kelompok lansia, anak-anak, penyandang disabilitas, dan keluarga yang membutuhkan penguatan ekonomi. Program ini diinisiasi oleh Kementerian Sosial melalui Sentra Handayani dengan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Pringsewu.
Kepatuhan pada Instruksi Presiden
Dalam pernyataannya, Agus Jabo menegaskan komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Ia mengatakan bahwa seluruh jajaran kabinet harus dekat dengan rakyat dan selalu memahami kondisi kehidupan masyarakat. “Di era Pak Prabowo ini, tidak boleh pemimpin menjauhi masyarakatnya,” ujarnya saat acara yang berlangsung pada Jumat, 12 Juni 2026.
Kolaborasi untuk Kesejahteraan
Sebagai mantan aktivis, Agus Jabo menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan kehadiran negara di tengah kelompok rentan. “Ini adalah kerja bersama untuk memuliakan saudara-saudara kita yang rentan dan kurang mampu, supaya mereka bisa tersenyum dan hidup lebih sejahtera,” jelasnya.
Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, turut memberikan apresiasi terhadap intervensi yang berkelanjutan dari Kementerian Sosial. Ia menyatakan bahwa sinergi program ini telah berkontribusi dalam penurunan angka kemiskinan di Pringsewu, yang tercatat dari 8,32 persen pada 2024 menjadi 7,6 persen pada 2025. “Kami juga siap mendukung penuh berbagai program prioritas nasional di daerah, termasuk pengembangan Sekolah Rakyat,” tambahnya.
Manfaat Langsung untuk Masyarakat
Warga lokal juga merasakan dampak langsung dari program pemberdayaan ini. Dewi Harnum, seorang warga Desa Way Ngison, mengaku sangat terbantu dengan pemberdayaan pengolahan singkong menjadi tepung MOCAF yang berhasil meningkatkan pendapatannya.
Suripto, penyandang disabilitas yang berprofesi sebagai pedagang kopi dan jagung bakar dari Desa Sidoharjo, juga menyampaikan rasa syukurnya setelah menerima bantuan motor roda tiga. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat meringankan pekerjaan saya. Selama ini saya harus mengangkut perlengkapan dagangan pakai motor roda dua yang sangat terbatas,” ungkap Suripto.
Program bakti sosial HLUN di Pringsewu ini juga menyediakan berbagai layanan konkret, mulai dari pemenuhan kebutuhan hidup layak, alat bantu disabilitas, perlengkapan sekolah, hingga operasi katarak dan khitanan massal.
Agenda ini dihadiri oleh Wakil Bupati Pringsewu, Umi Laila, Kepala Sentra Handayani, Hisam Kholil, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Pringsewu, yang menunjukkan dukungan penuh terhadap inisiatif ini.





