Demo Mahasiswa Serukan Kegagalan Prabowo

Jakarta, Maret.id — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Menggugat, termasuk dari berbagai organisasi seperti PMKI, GMNI, LMND, dan HIMAPERSIS, menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPR. Mereka berasal dari beberapa perguruan tinggi, antara lain STIAMI, Paramadina, dan Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), dan berkumpul untuk menyampaikan aspirasi mengenai isu-isu krusial yang menyangkut kepentingan publik.
Pesan Kekecewaan Terhadap Pemerintah
Menurut pantauan di lokasi sekitar pukul 16.30 WIB, mahasiswa dari STIAMI dan Paramadina yang baru tiba membawa karangan bunga yang bertuliskan, “Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran” dan memamerkan spanduk yang mencerminkan protes mereka. Setibanya di depan gedung DPR, mereka membentuk barisan dan mulai membacakan orasi.
Hingga berita ini diturunkan, para mahasiswa secara bergantian menyampaikan sejumlah tuntutan yang jelas dan terarah. Pertama, mereka mendesak Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dan Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden Republik Indonesia, untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Hal ini dianggap sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kebijakan-kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.
Tuntutan Pendidikan Gratis dan Penurunan Harga BBM
Tuntutan lain yang disampaikan mencakup permintaan untuk pendidikan gratis dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia. Mahasiswa menegaskan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan akses pendidikan tanpa adanya hambatan ekonomi. Mereka juga meminta pemerintah untuk segera menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) demi meringankan beban ekonomi masyarakat, serta mencegah lonjakan harga pada kebutuhan pokok.
Selain itu, mereka mendesak evaluasi menyeluruh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka meminta agar pelaksanaan program ini dievaluasi agar dapat berjalan transparan, tepat sasaran, dan tidak menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat. Tuntutan mahasiswa juga mencakup penghentian sementara program tersebut sampai evaluasi menyeluruh dapat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas dan akuntabilitasnya.
Kepadatan Lalu Lintas dan Keamanan Aksi
Situasi arus lalu lintas di sepanjang jalan Gatot Soebroto, Jakarta, terpantau padat merayap akibat aksi unjuk rasa ini. Aparat kepolisian juga terlihat berjaga-jaga untuk mengawal jalannya aksi mahasiswa, memastikan bahwa demonstrasi berlangsung dengan tertib dan aman. Keberadaan mereka menunjukkan pentingnya menjaga ketertiban umum, terutama dalam situasi di mana banyak orang berkumpul untuk menyuarakan pendapat.
Aksi ini mencerminkan dinamika politik yang masih menyala di Tanah Air, terutama di tengah berbagai tantangan yang dihadapi oleh pemerintah. Mahasiswa terus menjadi suara kritis, menyuarakan kepentingan masyarakat luas, dan mendorong evaluasi terhadap kebijakan yang mereka anggap merugikan.





