Politik

Mas Dhito Luncurkan Manuver Tanam Ketela di Kediri

Jakarta, Maret.id — Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menegaskan komitmennya untuk melaksanakan arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, terkait penguatan peran petani dan ketahanan pangan nasional. Salah satu langkah konkret yang direncanakan adalah gerakan penanaman ketela pohon sebagai tanaman pendamping beras di Kabupaten Kediri.

Peningkatan Peran Petani Melalui Gerakan Pertanian

Komitmen Hanindhito tersebut disampaikan usai menghadiri peresmian renovasi Istana Gebang yang merupakan rumah masa kecil Proklamator RI, Bung Karno, di Kota Blitar pada Senin (15/6/2026). Peresmian ini dilakukan oleh Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dihadiri pula oleh jajaran DPP dan pengurus partai se-Jawa Timur.

Dalam arahannya, Megawati mengingatkan pentingnya peran petani sebagai fondasi kekuatan bangsa, sesuai dengan ajaran Bung Karno. Hanindhito mengutip, “Bung Karno bilang, negara ini harus dibuat soko atau tiang. Kalau negara mempunyai soko, maka negara itu akan kuat. Tapi itu harus menjadi soko guru, dan soko gurunya adalah petani,” tegasnya.

Pengorganisasian Kelompok Tani yang Efektif

Dalam kesempatan ini, Hanindhito menambahkan bahwa petani memiliki posisi strategis dalam menjaga ketersediaan pangan dan kedaulatan negara. Oleh karena itu, Megawati menyerukan para kader PDI Perjuangan untuk aktif membentuk kelompok-kelompok tani yang terorganisir. “Ibu Megawati menginginkan kader PDI Perjuangan untuk membentuk kelompok tani yang terorganisir,” ungkapnya.

Selain itu, Megawati juga kembali menekankan pentingnya untuk menanam sedikitnya 10 tanaman pendamping beras sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga dan masyarakat. Menurut Hanindhito, langkah ini penting untuk menjaga keberlanjutan ketersediaan pangan di masa depan, serta mendorong masyarakat untuk lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan.

Implementasi Gerakan Penanaman Ketela Pohon

Sebagai tindak lanjut arahan tersebut, PDI Perjuangan Kabupaten Kediri akan melaksanakan gerakan penanaman ketela pohon pada 20 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Bulan Bung Karno serta kampanye diversifikasi pangan di daerah.

Hanindhito menilai ketela pohon memiliki kedekatan historis dan budaya dengan masyarakat Kabupaten Kediri. Tanaman ini mudah dibudidayakan dan sudah lama dikenal sebagai bahan pangan alternatif, salah satunya melalui makanan khas seperti nasi tiwul. “Kita menanam ketela pohon karena nasi tiwul sudah menjadi bagian dari makanan khas Kabupaten Kediri,” jelasnya.

Lebih jauh, Hanindhito menegaskan bahwa gerakan ini bukan hanya seremonial, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya diversifikasi pangan dan kemandirian keluarga. Dengan memperkuat kelompok tani dan mengembangkan berbagai tanaman pangan alternatif, PDI Perjuangan Kabupaten Kediri berharap semangat ketahanan pangan yang diwariskan oleh Bung Karno dapat terus hidup dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui langkah-langkah strategis ini, PDI Perjuangan Kabupaten Kediri berkomitmen untuk mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button