Politik

Mentan Bahas Relasi dan Harga TBS Sawit dengan Prabowo di Istana!

Jakarta, Maret.id — Pemerintah Indonesia melalui Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo akan segera membahas perkembangan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit dalam pertemuan di Istana Merdeka. Isu ini menjadi penting mengingat harga TBS telah mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir, yang berdampak langsung pada kesejahteraan petani.

Perbaikan Harga TBS

Menteri Amran Sulaiman dalam keterangannya setibanya di Istana Merdeka mengungkapkan bahwa seiring dengan upaya pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah, harga TBS mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan. “Alhamdulillah, harga sudah kembali normal, tetapi masih ada sekitar 5 hingga 10 persen yang belum pulih sepenuhnya,” terang Amran kepada wartawan.

Kepatuhan Perusahaan Sawit

Meski terdapat perbaikan, Amran mengakui bahwa masih ada sejumlah perusahaan sawit yang belum memenuhi arahan pemerintah dalam penyesuaian harga pembelian TBS di tingkat petani. “Dari 274 perusahaan yang saya surati, sekitar 170 hingga 180 masih belum menyesuaikan harga,” ujarnya. Waktu dan ketegasan pemerintah akan menjadi kunci untuk memastikan bahwa harga TBS petani dapat kembali berada di tingkat yang wajar.

Pembahasan Pangan Nasional

Selain membahas harga TBS, Amran juga menyatakan bahwa pertemuan tersebut akan membahas isu-isu terkait pangan nasional. Hal ini termasuk upaya untuk menjaga keseimbangan pasokan dan percepatan hilirisasi sektor pertanian, yang merupakan salah satu agenda prioritas pemerintah saat ini. “Kami ingin memastikan bahwa pangan kita seimbang dan hilirisasi berjalan dengan baik,” tegas Amran.

Pertemuan di Istana Merdeka diharapkan dapat menghasilkan langkah konkret untuk menyelesaikan masalah harga TBS dan isu-isu terkait pangan. Menteri Pertanian pun menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mencapai kesepakatan yang menguntungkan bagi petani.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button