Politik

Romy Soekarno Salurkan 2.500 Beasiswa PIP untuk Siswa di Blitar Raya DPD PDI Perjuangan Jawa Timur demi Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan…

Jakarta, Maret.id — Anggota DPR RI Romy Soekarno menyalurkan 2.500 beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) jalur aspirasi bagi siswa di Blitar Raya. Penyaluran dilakukan untuk membantu biaya pendidikan dan mencegah putus sekolah.

Romy yang merupakan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI dari Daerah Pemilihan VI Jawa Timur, melakukan penyerahan bantuan di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Blitar pada Sabtu, 20 Juni 2026. Dia didampingi oleh Wakil Ketua Bidang Kebudayaan dan Pendidikan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Didik Nurhadi, serta Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar, Yudi Meira.

“Bantuan ini merupakan bagian dari program aspirasi yang diperjuangkan untuk siswa dari keluarga yang membutuhkan,” kata Romy.

Romy menambahkan, “Alhamdulillah saya mendapatkan alokasi PIP untuk anak-anak di Blitar Raya. Pada gelombang pertama ini ada 2.500 penerima dan akan saya upayakan lagi tambahan kuota pada tahap berikutnya,” sambungnya.

Program Indonesia Pintar, menurut Romy, memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan pendidikan siswa serta meringankan beban ekonomi keluarga. Ia menjelaskan bahwa penerima bantuan terdiri dua kategori, yakni melalui sertifikat simpanan dan sertifikat nominasi.

Pencairan bantuan bagi penerima nominasi dilakukan setelah memenuhi syarat administrasi yang ditetapkan. Besaran bantuan bervariasi sesuai jenjang pendidikan: Rp450 ribu untuk siswa SD, Rp750 ribu untuk SMP, dan Rp1,8 juta untuk SMA/SMK.

Romy mengingatkan agar dana bantuan digunakan sesuai peruntukkannya. “Dana ini harus digunakan untuk kepentingan sekolah dan kebutuhan pendidikan. Jangan digunakan untuk keperluan lain di luar pendidikan,” tegasnya.

Ia juga meminta masyarakat segera melapor jika mengalami kendala saat proses pencairan bantuan. Romy menegaskan akan memberikan pendampingan agar semua penerima dapat memperoleh haknya dengan baik.

Lebih lanjut, Romy menekankan peningkatan kualitas pendidikan sebagai salah satu fokus dalam perjuangannya di DPR RI. “Anak-anak Blitar harus pintar, harus sekolah, dan harus menjadi kebanggaan daerahnya,” imbuhnya.

Program ini disambut antusias oleh masyarakat, diharapkan dapat menjaga keberlangsungan pendidikan siswa dan mengurangi risiko putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi keluarga.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button