PPP: Penganiayaan dan Penyekapan di Bandung Kian Mencolok

Jakarta, Maret.id — Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyatakan keprihatinan mendalam terhadap YTR, seorang perempuan asal Bandung yang menjadi korban dugaan penganiayaan dan penyekapan. Kasus ini telah viral di media sosial, menarik perhatian publik.
Patrika Susana, anggota Majelis Penyelesaian Sengketa Internal DPP PPP, menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan oleh pelaku Taufik Hidayat merupakan pelanggaran kemanusiaan. “Apa yang dialami korban merupakan tindakan yang sangat tidak manusiawi dan tidak dapat ditoleransi dengan alasan apa pun,” ujar Patrika kepada wartawan.
PPP mendorong Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk memberikan pendampingan komprehensif kepada korban. Ini termasuk dukungan psikologis, medis, dan pemulihan sosial.
“Kami berharap korban mendapatkan pendampingan yang maksimal agar dapat pulih secara fisik maupun mental. Perempuan harus merasa aman dan terlindungi dari segala bentuk kekerasan,” lanjutnya.
Patrika menegaskan komitmen PPP dalam memperjuangkan hak-hak perempuan. Dia mengingatkan perlunya menolak segala bentuk diskriminasi dan kekerasan berbasis gender.
“Kasus ini juga diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kesadaran kolektif dalam melindungi perempuan serta menciptakan lingkungan yang aman, bermartabat, dan bebas dari kekerasan,” pungkasnya.





