AHY Sebut Pengemudi Ojol Sebagai Tulang Punggung Ekonomi

Jakarta, Maret.id — Pemerintah Indonesia, diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), akan terus mendukung pengembangan ekosistem transportasi daring. Ini termasuk melakukan percepatan elektrifikasi kendaraan.
Pernyataan itu disampaikan AHY pada acara Peluncuran Gerakan Langkah Hijau Grab untuk Indonesia di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. “Pertemuan ini selamanya akan saya ingat di tengah para pejuang nafkah, pejuang keluarga, dan penggerak ekonomi kita,” kata AHY.
AHY menekankan peran penting pelaku industri angkutan umum berbasis aplikasi dalam membuka lapangan kerja dan memperlancar mobilitas barang serta orang. Ia memberikan apresiasi kepada Grab Indonesia atas komitmennya untuk mempercepat elektrifikasi armada kendaraan operasionalnya.
Menurut AHY, jumlah armada listrik Grab menunjukkan peningkatan yang signifikan. “Tahun lalu itu 14.000 kendaraan listrik, Juni tahun ini 28.000. Mudah-mudahan akhir tahun bisa tembus sampai dengan 42.000,” sambungnya.
AHY menegaskan bahwa pemerintah akan terus membangun ekosistem kendaraan listrik melalui berbagai kebijakan yang mendukung industri nasional. Dukungan ini termasuk pemberian insentif pajak, insentif bagi investor, serta pengembangan industri baterai dan kendaraan listrik.
Pemerintah juga berkomitmen untuk memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) agar masyarakat lebih nyaman beralih menggunakan kendaraan listrik. “Penambahan titik SPKLU menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik,” tegasnya.





