Politik

Reses Erna Sujarwati, Warga Minta Pengerukan Sungai di Jatim

Jakarta, Maret.id — Agenda reses anggota legislatif sebagai ruang untuk menguji reaksi pemerintah terhadap isu-isu dasar masyarakat sangat penting. Hal ini terlihat jelas dalam Reses Tahap II yang diadakan oleh Erna Sujarwati, S.Pd., M.Sos., Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan, di Kecamatan Kedungpring pada Minggu, 5 Juli 2026.

Dalam kesempatan tersebut, warga mengungkapkan berbagai tuntutan konkret. Mereka menyuarakan kebutuhan mendesak seperti perbaikan jalan sekolah, normalisasi sungai, dan jaminan kesehatan. Di tengah situasi ini, kekhawatiran akan krisis pangan akibat cuaca ekstrem mulai mencuat.

Aksesibilitas dan mitigasi bencana menjadi perhatian utama masyarakat Dapil III Lamongan. Warga mengeluhkan lambatnya penanganan infrastruktur jalan, terutama yang menghubungkan Desa Kedungpring, Desa Mlati, dan Desa Tenggerejo. “Perbaikan jalan penghubung antar-desa harus segera diselesaikan, karena akses jalan penghubung itu merupakan sarana utama masyarakat untuk melakukan berbagai aktivitas,” ungkap Mardiyanto, seorang warga setempat.

Kondisi jalan yang parah menghambat aktivitas harian, terutama saat hujan, saat jalan berubah menjadi kubangan lumpur. Di musim kemarau, debu yang dihasilkan mengancam kesehatan anak-anak yang bersekolah di daerah tersebut. Selain masalah jalan, ancaman banjir akibat luapan sungai juga menjadi perhatian warga.

Muhadi, perwakilan pengurus PAC PDI Perjuangan Kedungpring, mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan pengerukan embung dan normalisasi Kali Keradenanrejo serta Kali Sidomlangean. “Normalisasi adalah harga mati jika ingin mengatasi banjir tahunan di wilayah ini,” tegasnya.

Selain itu, warga juga meminta agar jaminan kesehatan BPJS JKN diperluas, penambahan anggaran BPJS PBID, serta bantuan sosial yang tepat sasaran untuk masyarakat dalam kategori Desil 1 hingga Desil 5 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional.

Menyikapi tantangan yang ada, Erna Sujarwati mengingatkan bahwa ancaman fenomena El Nino Godzila akan menambah kesulitan masyarakat di masa mendatang. “Fenomena alam ini diprediksi memicu kemarau panjang, krisis air bersih, dan berisiko memukul sektor ketahanan pangan lokal,” tutur Ning Erna.

Pesan tersebut sejalan dengan Surat Instruksi DPP PDI Perjuangan Nomor 1110/IN/DPP/2026 yang menggarisbawahi pentingnya kesiapsiagaan menghadapi dampak cuaca ekstrem. Erna mengajak pengurus partai di tingkat ranting untuk aktif menanggapi tantangan ini.

“Pengurus Ranting dan Anak Ranting adalah garda terdepan gerakan politik kerakyatan. Mereka adalah fondasi di tingkat akar rumput yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat,” katanya. Menurutnya, peran aktif kader partai adalah jembatan dalam mengadvokasi persoalan warga dan memastikan distribusi program bantuan pemerintah secara adil.

Erna memastikan bahwa semua aspirasi dari Kecamatan Kedungpring telah dicatat dan akan diperjuangkan dalam pembahasan anggaran di DPRD Kabupaten Lamongan. Ia menegaskan bahwa Fraksi PDI Perjuangan akan mengawal usulan ini agar menjadi prioritas pembangunan daerah, terutama yang berkaitan dengan pemulihan ekonomi dan keselamatan warga.

“Reses ini adalah ruang bagi masyarakat untuk menaruh harapan. Aspirasi yang kami terima hari ini bukan untuk ditumpuk, melainkan diperjuangkan agar direalisasikan secara konkret oleh pemerintah daerah,” pungkas Erna.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button