Kejurkab Bulutangkis Trenggalek, Doding Tekankan Jam Terbang Atlet

Jakarta, Maret.id — Ketua KONI Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, menegaskan bahwa Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulutangkis 2026 sangat penting untuk mencetak atlet-atlet bulutangkis andalan dari daerah tersebut.
Doding menyatakan bahwa potensi atlet di Trenggalek cukup besar, dan untuk mengembangkan kemampuan mereka, perlu ditingkatkan melalui berbagai kompetisi. Hal ini disampaikan saat pembukaan Kejurkab Bulutangkis 2026 di GOR Nurul Fikri, Kecamatan Gandusari, yang berlangsung hingga 8 Juli. Kejuaraan ini mempertandingkan berbagai nomor, termasuk tunggal, beregu, dan ganda campuran.
“Mudah-mudahan dengan semakin banyaknya event kejurkab, target memunculkan atlet bulutangkis asal Trenggalek bisa terwujud. Saya yakin Trenggalek punya potensi besar,” ujar Doding.
Dia juga menekankan bahwa Kejurkab menjadi wadah bagi klub-klub bulutangkis untuk mengasah kemampuan atlet dan menjaring bibit-bibit potensial yang diharapkan dapat mengharumkan nama Trenggalek di kejuaraan mendatang.
Perkembangan bulutangkis di Trenggalek, yang dikenal sebagai Kota Kripik Tempe, dinilai cukup menggembirakan. Doding mengungkapkan bahwa klub-klub bulutangkis kini tidak hanya tumbuh di tingkat kecamatan, tetapi juga mulai berkembang di tingkat desa.
“Ini menjadi parameter bahwa bulutangkis hidup mulai dari kota hingga ke pelosok desa. Nah, sekarang tinggal menambah jam terbang, caranya dengan kejurkab-kejurkab seperti ini,” tambahnya.
Sebagai Ketua KONI, Doding meminta seluruh pengurus cabang olahraga untuk memanfaatkan dana hibah secara optimal demi peningkatan pembinaan atlet dan prestasi olahraga.
Ia menegaskan pentingnya memaksimalkan persiapan menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2026, termasuk peningkatan kemampuan teknik, fisik, dan mental atlet agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.





