Sekjen MPR Penuhi Kejutan: Juri LCC Empat Pilar Disalahkan karena Masalah Suara!

Jakarta, Maret.id — Sekretaris Jenderal Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Siti Fauziah, memberikan pernyataan penting terkait evaluasi pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar pada konferensi pers yang berlangsung di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026.
Evaluasi Pelaksanaan LCC Empat Pilar
Siti Fauziah mengungkapkan bahwa kendala teknis, seperti masalah suara, menjadi salah satu hal yang akan dievaluasi oleh MPR. “Ada kendala teknis yang kami akan evaluasi, termasuk masalah sound dan lain-lain,” jelasnya. MPR berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
Fauziah menjelaskan, Ketua MPR telah menyampaikan bahwa semua aspek terkait perlombaan tersebut akan dievaluasi. “Jadi kita akan evaluasi semua yang disampaikan oleh Pak Ketua,” tuturnya. Hal ini menunjukkan keseriusan MPR dalam menanggapi kritik dan saran dari masyarakat.
Bantahan Isu Keberpihakan Juri
Ketika ditanya mengenai apakah masalah teknis tersebut berasal dari keterangan juri, Siti Fauziah mengkonfirmasi bahwa kendala tersebut memang bersifat teknis. Meski begitu, ia menepis isu miring yang beredar di media sosial, yang menuduh adanya keberpihakan juri terhadap peserta tertentu. “Tidak, tidak, tidak. Itu tidak ada,” tegasnya.
Siti juga memastikan bahwa MPR tidak akan membiarkan situasi ini merusak integritas perlombaan. MPR berupaya menjaga kredibilitas LCC Empat Pilar sebagai ajang yang edukatif dan fair bagi semua peserta.
Jadwal Pelaksanaan Ulang
Terkait pelaksanaan ulang LCC Empat Pilar, Siti Fauziah menegaskan bahwa ajang ini akan segera digelar, dengan target dilaksanakan dalam bulan ini. “Secepatnya. Iya, bulan ini,” ujarnya. Ini menunjukkan komitmen MPR untuk segera memperbaiki dan menyempurnakan mekanisme perlombaan demi kepuasan semua pihak.
Sebelumnya, LCC Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan di Pontianak pada Sabtu, 9 Mei 2026, menjadi sorotan dan viral di media sosial setelah adanya polemik saat sesi rebutan jawaban. Kejadian tersebut mengundang banyak komentar dan spekulasi dari publik, menegaskan pentingnya penyelenggaraan yang transparan dan profesional.
Dengan langkah evaluasi yang diambil, MPR berharap bisa memastikan bahwa LCC Empat Pilar ke depan lebih baik dan mampu memberikan pengalaman yang bermanfaat bagi semua peserta dan masyarakat luas.





