Politik

Pemkot Surabaya Evaluasi Konser Denny Caknan Usai Ricuh

Jakarta, Maret.id — Pemerintah Kota Surabaya melanjutkan evaluasi menyeluruh setelah konser Denny Caknan yang diadakan pada soft launching Surabaya Expo Center (SUBEC) berakhir ricuh. Penyelenggaraan acara tersebut menghadirkan sejumlah masalah yang menunjukkan perlunya perbaikan dalam sistem pengamanan dan pengendalian pengunjung.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa seluruh informasi dari petugas di lapangan dan DPRD Kota Surabaya akan dihimpun sebagai bagian dari evaluasi. “Evaluasi tetap akan kita lakukan. Sebenarnya kegiatan itu untuk anak-anak muda,” kata Eri.

Ia menambahkan bahwa jumlah pengunjung yang hadir ternyata melampaui estimasi panitia. “Kegiatan seperti itu memang biasanya gratis… tapi kemarin katanya sampai membludak,” imbuh Eri.

Sistem gelang khusus untuk warga Surabaya sudah disiapkan, namun tidak mampu mengatasi lonjakan pengunjung. Hal ini menyebabkan pagar pembatas jebol dan kerumunan tidak terhindarkan.

Pemkot Surabaya juga memastikan bahwa semua korban, termasuk dua orang yang mengalami patah tulang, mendapatkan penanganan medis yang diperlukan. “Operasinya juga kita tangani,” ungkap Eri, yang juga merupakan politisi PDI Perjuangan.

Korban luka berat tersebut termasuk seorang anggota Babinsa dan petugas Dinas Pemadam Kebakaran yang sedang bertugas mengamankan acara. Pemkot berkomitmen untuk memperbaiki pengamanan dan manajemen penyelenggaraan acara serupa di masa depan.

Hasil evaluasi akan menjadi dasar penting bagi penyempurnaan sistem pengamanan dan pengendalian kapasitas penonton di Surabaya. Langkah ini diharapkan dapat menjamin keamanan dan keselamatan pengunjung pada acara-acara berskala besar mendatang.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button