Peringati Ultah ke

Jakarta, Maret.id — Dalam rangka merayakan ulang tahun ke-60, Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto melakukan penaburan ribuan bibit ikan di Sungai Bekasi. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Ketua DPC PDIP Kota Bekasi sekaligus Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono.
Acara ini bertepatan dengan kegiatan mendaki puncak Gunung Kerinci pada 20-21 Juni 2026 lalu, yang diadakan untuk memperingati Bulan Bung Karno. “Ketika memutuskan pada tanggal 20 Juli kami naik Gunung Kerinci, itu sebenarnya membawa spirit Bung Karno dan Ibu Megawati untuk memperkuat kultur merawat pertiwi,” tutur Hasto.
Hasto menjelaskan bahwa semangat melestarikan lingkungan di Gunung Kerinci bertujuan untuk menjaga ekosistem hutan sehingga tidak terkonversi menjadi lahan perkebunan. “Menanam pohon, menjaga kehidupan sungai danau, serta menyelamatkan mata air, termasuk menebar benih ikan, menjadi bagian dari spiritualitas Partai dalam merawat kehidupan,” imbuhnya.
Dia juga mengungkapkan bahwa tradisi penaburan ikan telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya, termasuk di Hutan Kota Munjul dan Waduk Jatiluhur. Namun, kegiatan ini sempat terhenti tahun lalu karena Hasto berada dalam tahanan. “Kegiatan merawat lingkungan tetap saya lakukan di dalam rutan dengan merawat ikan dan memupuk tanaman menggunakan kulit kacang yang kaya Kalium,” sambungnya.
Hasto berharap tradisi penaburan benih ikan bisa menjadi kultur bersama untuk menjaga lingkungan, sesuai dengan pesan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Ia menyoroti bahwa sungai sering dipandang sebelah mata dan dijadikan tempat pembuangan sampah. “Sungai seharusnya menjadi bagian penting dari tata kota yang bersih dan sehat,” tegasnya.
Ketua DPC PDIP Kota Bekasi, Tri Adhianto, sejalan dengan Hasto, menyatakan bahwa pesan Megawati terus diimplementasikan melalui penataan ruang yang ramah lingkungan. “Kota Bekasi sedang giat membangun taman-taman kota dan ruang rekreasi. Setiap tahun, minimal 56 taman dibangun di setiap kelurahan,” ujar Tri.
Ia juga menyampaikan upaya membangun polder dan lahan terbuka hijau di sejumlah wilayah. Dalam kesempatan itu, Tri mengucapkan selamat ulang tahun kepada Hasto dan berharap agar Sekjen PDIP itu tetap teguh pada perjuangan ideologi Partai.
Hasto menekankan pentingnya penataan kota yang mempertimbangkan drainase dan utilitas bawah tanah sebelum membangun trotoar. “Kebijakan tata ruang harus mencerminkan keseimbangan antara kawasan pemukiman, industrialisasi, ruang hidup manusia, pertanian, dan ruang hijau,” tegasnya.
Lebih lanjut, dia mengingatkan bahwa bencana ekologi sering terjadi akibat kurangnya penegakan hukum yang berkeadilan. Hasto menyerukan agar politik lingkungan menjadi kesadaran kolektif demi keberlangsungan hidup. Ia juga menjelaskan bahawa ia bukan sosok yang senang merayakan ulang tahun dengan cara khusus. “Saya sebenarnya jarang merayakan ulang tahun. Setiap momentum kami pakai untuk ikut merawat lingkungan sesuai ajaran Ibu Ketum Megawati Soekarnoputri,” pungkasnya.





