Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh Didukung 18 DPC

Jakarta, Maret.id — Nurdiansyah diakui sebagai individu yang lahir dari proses kaderisasi Partai Demokrat. Ia dikenal memahami dinamika organisasi serta berkomitmen untuk menjaga soliditas partai di Aceh.
Dalam menanggapi dukungan yang diperolehnya, Nurdiansyah menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan kader Partai Demokrat yang telah mempercayainya. “Dukungan ini adalah amanah yang harus saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya berterima kasih telah memberikan kepercayaan,” ujar Nurdiansyah kepada wartawan pada Rabu, 8 Juli 2026.
Ia menambahkan, Musda (Musyawarah Daerah) harus dipahami sebagai forum konsolidasi organisasi. Tujuannya adalah untuk memperkuat persatuan dan mempererat hubungan antar kader di seluruh wilayah Aceh. “Musda bukan sekadar kontestasi memilih ketua, tetapi momentum memperkuat konsolidasi, mempererat persaudaraan antar kader, serta menyusun strategi untuk mengembalikan kejayaan Partai Demokrat di Aceh,” tuturnya.
Nurdiansyah juga menekankan pentingnya membangun budaya politik yang sehat dan demokratis di internal partai. “Seluruh kader memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga marwah organisasi serta memastikan proses Musda sebagai forum tertinggi partai di tingkat provinsi berlangsung dalam suasana yang kondusif,” pungkasnya.





