Politik

Smart City Indonesia: Kembangkan Inovasi yang Sesuai dengan Karakter Unik Setiap Daerah!

Jakarta, Maret.id — Indonesia mempersiapkan diri untuk berpartisipasi dalam forum Asian Smart City Network (ASCN) 2026 dengan fokus pada pengembangan smart city yang sesuai dengan karakteristik spesifik daerah. Dalam sesi rapat koordinasi, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Safrizal ZA, diwakili oleh Direktur Kawasan Perkotaan dan Batas Negara, Amran, menekankan pentingnya inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat setiap daerah.

Pendekatan yang Kontekstual

Amran menyampaikan bahwa pembangunan smart city tidak hanya sekadar meniru model dari daerah atau negara lain. Setiap wilayah di Indonesia memiliki tantangan dan kondisi sosial yang berbeda, sehingga solusi yang dihadirkan pun harus dapat disesuaikan. “Smart city bukan soal menyeragamkan teknologi, tetapi bagaimana inovasi yang dibangun mampu menjawab kebutuhan masyarakat sesuai konteks daerah masing-masing,” ungkapnya.

Inovasi Pelayanan Publik

Ditjen Bina Adwil juga mencatat beberapa kota di Indonesia yang telah menghadirkan inovasi dalam pelayanan publik digital yang inklusif. Jakarta menjadi contoh utama dengan pengembangan layanan publik digital terintegrasi. Sementara itu, Banyuwangi memperkenalkan program Smart Kampung, dan Makassar meluncurkan layanan publik berbasis teknologi yang memudahkan akses masyarakat.

Kota-kota lain seperti Semarang dan Denpasar pun memiliki inisiatif menarik. Semarang mengembangkan strategi kota tangguh berbasis mitigasi risiko, dan Denpasar berfokus pada penguatan pariwisata digital serta ekonomi kreatif dengan dukungan konsep green mobility dan pelestarian budaya lokal.

Optimisme Menuju Forum ASCN 2026

Melalui partisipasi dalam ASCN 2026, pemerintah Indonesia optimistis dapat menghadirkan model pengembangan kota cerdas yang inklusif dan adaptif. Dengan semangat kolaborasi, harapannya adalah bahwa model yang dikembangkan bisa menjadi inspirasi bagi kota-kota lain di kawasan ASEAN.

Partisipasi dalam forum internasional ini juga menunjukkan komitmen Indonesia untuk mengambil peran aktif dalam pengembangan dan penerapan teknologi yang dapat membantu mewujudkan kehidupan perkotaan yang lebih baik serta berkelanjutan. Dengan pendekatan yang kontekstual, Indonesia berharap dapat menciptakan lingkungan smart city yang tidak hanya modern, tetapi juga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dan melestarikan nilai-nilai lokal.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button