Politik

Defisit APBN Semester I 2026 Capai Rp196,5 Triliun

Jakarta, Maret.id — Defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia pada akhir Juni 2026 mengalami peningkatan mencapai Rp196,5 triliun. Angka ini meningkat Rp16,1 triliun dibandingkan defisit akhir Mei 2026, yang tercatat sebesar Rp180,4 triliun, atau 0,70 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa pelebaran defisit terjadi karena realisasi belanja negara saat ini lebih besar dibandingkan pendapatan negara. Hingga akhir Juni 2026, pendapatan negara tercatat sebesar Rp1.459,4 triliun, atau 46,3 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), mengalami kenaikan 21,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Di sisi lain, realisasi belanja negara mencapai Rp1.656 triliun, atau 43,1 persen dari pagu APBN, meningkat 17,8 persen secara tahunan. “Defisit tersebut mencerminkan bahwa defisit APBN tetap dijaga dalam batas aman dan terkendali,” kata Purbaya.

Purbaya juga menegaskan bahwa anggapan beberapa pengamat yang memprediksi defisit APBN tahun ini akan melampaui batas 3 persen terhadap PDB adalah tidak tepat. Ia menjelaskan bahwa proyeksi tersebut berasal dari pendekatan sederhana yang tidak mencerminkan situasi sebenarnya.

Ia mencontohkan, pada saat defisit APBN berada di level 0,9 persen terhadap PDB, muncul perkiraan bahwa defisit akhir tahun akan mencapai sekitar 3,6 persen. “Namun, dengan realisasi semester I sebesar 0,76 persen terhadap PDB, pendekatan yang sama justru menghasilkan proyeksi sekitar 1,5 persen,” imbuhnya.

Purbaya menekankan bahwa saat ini defisit berada di angka 0,76 persen. “Defisit ini tetap terkendali dan dipastikan akan berada di bawah 3 persen,” tuturnya. Ia menambahkan bahwa peningkatan penyerapan anggaran merupakan bagian dari usaha pemerintah agar realisasi belanja tidak terkonsentrasi di akhir tahun, tetapi lebih merata sepanjang tahun anggaran.

“Ini hasil dari upaya kita untuk memastikan belanja negara lebih terjadi merata sepanjang tahun,” tandas Purbaya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button