Jelang Kongres VII, BM PAN Adakan Aksi Bersih Pantai Anyer

Jakarta, Maret.id — Aksi bersih-bersih pantai dilakukan oleh para relawan dan peserta Kongres VII BM PAN. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung Gerakan Pilah Sampah yang digagas oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan.
Ketua Organizing Committee Kongres VII BM PAN, Muhammad Firman, mengatakan, “Apa yang menjadi perhatian Bapak Zulkifli Hasan mengenai pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan harus mendapat dukungan dari seluruh kader muda PAN,” ujarnya.
Dia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan manifestasi nyata komitmen BM PAN untuk menerjemahkan kebijakan pemerintah menjadi aksi yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Firman juga menegaskan bahwa generasi muda berperan strategis dalam mendukung kebijakan pemerintah dengan tindakan konkret. “Melalui aksi bersih pantai ini, kami ingin menunjukkan bahwa BM PAN siap menjadi pelopor gerakan kepedulian lingkungan yang dimulai dari langkah-langkah sederhana namun berdampak nyata,” tegasnya.
Sekretaris Organizing Committee Kongres VII BM PAN, Nadia Nabillah, menambahkan bahwa kawasan pesisir berperan penting dalam kehidupan masyarakat, terutama dalam sektor perikanan, pariwisata, dan ekonomi lokal. “Menjaga kebersihan pantai bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga ekosistem pesisir yang menjadi salah satu penopang ketahanan pangan nasional,” tuturnya.
Peserta acara tidak hanya membersihkan sampah plastik dan limbah di sepanjang pantai, namun juga mengajak masyarakat untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Nadia meyakini keberhasilan kebijakan pemerintah memerlukan partisipasi aktif masyarakat, terutama generasi muda, sebagai agen perubahan dalam kehidupan sosial. “Melalui aksi ini, Panitia Kongres VII BM PAN menegaskan komitmennya untuk mendukung kebijakan yang berpihak pada keberlanjutan lingkungan, penguatan ketahanan pangan, serta pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari visi besar Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaya saing,” tuturnya.





