Politik

Menumbuhkan Spirit Gotong Royong Lewat Turnamen Voli Piala Kades Sumbersuko, Lumajang

Jakarta, Maret.id — Turnamen Bola Voli Kades Cup Sumbersuko 2026 di Lapangan Brajamusti, Lumajang, menarik perhatian ratusan warga. Kegiatan ini berlangsung dalam rangka peringatan Bulan Bung Karno, yang tidak hanya merupakan ajang kompetisi, tetapi juga perayaan nilai-nilai kebangsaan.

Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, H. Agus Wicaksono, menegaskan tujuan utama turnamen ini. “Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat gotong royong, sportivitas, dan persatuan sebagai warisan Bung Karno,” kata Agus saat menghadiri partai final pada Sabtu malam.

Agus menambahkan bahwa Bulan Bung Karno harus menjadi seruan bagi masyarakat untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila. Peringatan ini, ujar Agus, harus melibatkan masyarakat secara langsung dengan aktivitas positif.

Turnamen yang dimulai pada 20 Juni 2026 memperebutkan hadiah total sebesar Rp 30 juta. Kegiatan ini hasil kolaborasi antara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang dan Pemerintah Desa Sumbersuko.

Pertandingan pada Sabtu malam menampilkan kompetisi sengit. Pada sektor putra, MSC Kedungrejo bertanding melawan IBRC Dadapan, sementara di sektor putri, Boms 99 Banyuputih Lor berhadapan dengan Bonek Pasrujambe.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang, Supratman, mengungkapkan makna mendalam dari Bulan Bung Karno. “Bulan ini merekam tiga momen penting: Hari Lahir Pancasila, Hari Lahir Bung Karno, dan Hari Wafat Bung Karno,” imbuh Supratman.

Dia melanjutkan, “PDI Perjuangan rutin mengisi bulan ini dengan kegiatan sosial, kebudayaan, pendidikan, dan olahraga untuk membumikan nilai-nilai kebangsaan.” Supratman juga menegaskan komitmen partainya untuk berinteraksi dengan masyarakat melalui kegiatan yang bermanfaat.

Dia berharap suksesnya turnamen di Sumbersuko dapat menjadi contoh yang dapat diterapkan di daerah lain secara bergilir. Rangkaian turnamen ini dijadwalkan rampung pada Minggu malam dengan partai final untuk juara 1 dan 2 putra serta 3 dan 4 putri, yang akan ditutup secara resmi oleh Bupati dan Wakil Bupati Lumajang.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button