PDIP Kabupaten Blitar Targetkan Musran 22 Kecamatan Sebelum 17 Agustus

Jakarta, Maret.id — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar berupaya mempercepat pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) di seluruh 22 kecamatan. Target penyelesaian Musran ditetapkan sebelum 17 Agustus 2026 untuk memperkuat konsolidasi organisasi menjelang Pemilu 2029.
Musran berlangsung serentak di Kecamatan Nglegok, Ponggok, dan Udanawu. Kegiatan di Kecamatan Ponggok dipusatkan di Desa Kawedusan, dihadiri oleh jajaran pengurus DPC, PAC, ranting, dan anak ranting.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Guntur Wahono, mengapresiasi kekompakan kader di tiga kecamatan tersebut. Ia menyatakan bahwa pelaksanaan Musran berjalan tertib, meriah, dan mencerminkan soliditas organisasi yang terjaga.
“Kami bangga melihat kekompakan PAC, ranting, dan anak ranting di tiga kecamatan ini. Semangatnya luar biasa dan kami berharap menjadi contoh bagi PAC lainnya,” tutut Guntur.
Guntur menekankan bahwa Musran merupakan momentum untuk mengevaluasi kinerja struktur partai. DPC telah menyiapkan penilaian untuk PAC yang dinilai disiplin, tertib, dan solid selama proses konsolidasi berlangsung.
Sebagai wujud apresiasi, PAC yang meraih kinerja terbaik akan mendapatkan dukungan dana operasional. Guntur berharap langkah ini dapat memacu semangat struktur partai untuk memperkuat organisasi di tingkat akar rumput.
Sampai saat ini, DPC telah menyelesaikan Musran di tujuh dari total 22 PAC di Kabupaten Blitar. Proses ini akan dilanjutkan secara maraton agar target penyelesaian sebelum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dapat tercapai.
Guntur berpendapat bahwa Kecamatan Ponggok memiliki posisi strategis bagi PDI Perjuangan. Wilayah ini termasuk salah satu kecamatan terluas di Kabupaten Blitar dengan 15 desa dan lebih dari 40 dusun, serta dikenal sebagai basis kuat partai.
“Besarnya jumlah ranting dan anak ranting merupakan modal penting bagi partai. Kami optimistis tren positif ini bisa dipertahankan hingga Pemilu 2029,” imbuh Guntur.
Sementara itu, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Ponggok, Edi Sutikno, mengungkapkan bahwa partainya meraih sekitar 25.500 suara pada Pemilu Legislatif 2024 di wilayah tersebut. Capaian ini menjadi modal untuk memperkuat struktur organisasi menjelang kontestasi politik berikutnya.
Edi menambahkan bahwa kepengurusan ranting dan anak ranting yang baru akan disusun sesuai ketentuan partai dengan komposisi minimal 30 persen kader muda dan 30 persen perempuan. Ini merupakan bagian dari upaya regenerasi organisasi.
Ia juga menyatakan apresiasi atas tingginya antusiasme kader yang mengikuti Musran. Tingkat kehadiran pengurus mencapai sekitar 98 persen, termasuk banyak generasi muda yang aktif bergabung dalam struktur partai.
“Generasi muda mulai tertarik bergabung karena memahami nilai-nilai perjuangan Bung Karno sebagai penggali Pancasila. Semangat itu terlihat dalam Musran kali ini,” jelas Edi.





